Stabilkan Harga Jelang Ramadan, DPRD Jatim Dorong Pemprov Perluas Pasar Murah
Tren kenaikan harga bahan pokok menjelang ramadan diharapkan bisa menjadi atensi serius pemerintah termasuk Pemprov Jawa Timur.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- DPRD Jatim mendorong pemerintah provinsi melakukan sidak pasar dan survei harga bahan pokok menjelang Ramadan.
- Wakil Ketua DPRD Jatim, Blegur Prijanggono, menekankan pentingnya stabilitas harga agar tidak terjadi permainan pasar selama momen keagamaan.
- Pemprov Jatim didorong memperluas program pasar murah menjelang Ramadan
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tren kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan diharapkan bisa menjadi atensi serius pemerintah termasuk Pemprov Jawa Timur.
DPRD Jatim mendorong agar upaya sidak hingga pasar murah dapat dilakukan Pemprov sehingga harga bahan pokok stabil.
Wakil Ketua DPRD Jatim Blegur Prijanggono mengatakan, tren kenaikan harga bahan pokok menjelang momen keagamaan seperti ramadan memang rawan terjadi.
Sebab, kebutuhan masyarakat biasanya meningkat. Jangan sampai ada permainan pasar. Stabilitas harga ini penting bagi masyarakat.
"Harapan kita, dalam hal ini Pemerintah Provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah pusat segera melaksanakan survei harga di pasar," kata Blegur yang juga politisi kawakan Partai Golkar saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (12/2/2026).
Baca juga: Breaking News, Gubernur Khofifah Tiba di Pengadilan Tipikor, Lantunan Shalawat Menggema
Sidak ke pasar ini diharapkan juga bisa sebagai bentuk solusi kepada pedagang agar tidak memainkan harga di momentum seperti ramadan. Menurut Blegur, hal ini perlu dilakukan secara intens. Harga harus terkondisikan.
"Nah, ini perlu edukasi terkait dengan hal tersebut," jelas Blegur.
Selain sosialisasi, upaya lain yang perlu dilakukan adalah pasar murah. Ini penting sebagai bentuk intervensi pemerintah agar harga bahan pokok dapat stabil.
Pasar Murah yang telah dimulai Pemprov belum lama ini, didorong agar terus diperluas terlebih menjelang Ramadan.
Blegur menegaskan harga bahan pokok harus terus jadi atensi.
"Harus diimbangi dengan pasar murah agar harga bisa terkontrol dengan baik," tegas Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jatim.
Baca juga: 3 Pengasuh Ponpes di Gresik Jadi Tersangka Korupsi, Gus Atok Bantah Berbuat Jahat: Ujian Dari Allah
| Ramalan Cuaca Jatim Sabtu 11 April 2026, Hujan Siang-Sore, Waspada Petir di 13 Daerah |
|
|---|
| Doni Salmanan Penipu Investasi Bodong Kini Bebas Bersyarat, Dulu Bangun Citra Sukses dari Nol |
|
|---|
| Tak Pernah Utang, Pak Tarno Stres Mendadak Ditagih Leasing Rp35 Juta saat Jatuh Sakit |
|
|---|
| WNI Beli KTP Malaysia Rp2,1 Juta untuk Kerja dan Tinggal di Sana, Berdalih Terpaksa Demi Cari Uang |
|
|---|
| Tak Bergantung Orangtua, Anak Pinkan Mambo Kerja Sejak Usia 16 Tahun, Jaga Jarak Keluarga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRD-Jatim-Blegur-Prijanggono-saat-ditemui-di-Surabaya.jpg)