3 Pendaki Gunung Budheg Tulungagung Panik Dikejar Rombongan Monyet, Langsung Telpon Damkar

Tiga pendaki SMK Ngunut Tulungagung panik saat dikejar rombongan monyet di Gunung Budheg.

Penulis: David Yohanes | Editor: Arie Noer Rachmawati
TribunJatim.com/David Yohanes
DIJEMPUT TURUN - Ketiga pendaki Gunung Budheg Tulungagung, Jawa Timur yang dijemput turun karena ketakutan usai didatangi kawanan monyet, Selasa (17/2/2026). Ketiganya sempat tergelincir tidak jauh dari puncak, karena panik karena kawanan monyet yang datang dalam jumlah banyak. 
Ringkasan Berita:

 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Tiga perempuan pendaki Gunung Budheg di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung mengalami momentum dramatis karena didatangi rombongan monyet.

Mereka adalah tiga siswa SMK Ngunut Tulungagung, yaitu  Azyana Ula Ramadani (17),  Angel Aulia Azahra (17) dan Julia Dhea  (17).

Dalam kondisi panik, mereka tergelincir tidak jauh dari puncak Gunung Budheg.

Mereka kemudian memanggil personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung serta Pokdarwis Gunung Budheg.

Dengan pakaian penuh noda lumpur, mereka dibawa turun dari Gunung Budheg.

Julia mengatakan, dirinya bersama 2 temannya ini naik ke Gunung Budheg  sekitar pukul 08.15 WIB.

Kejadian ini saat dalam perjalanan turun dari puncak, sekitar pukul 13.00 WIB.

“Waktu itu memang ada sisa makanan kami masukkan dalam plastik, kemudian kami masukkan dalam tas,” ujarnya.

Baca juga: Kecewa Jalan Tak Diperbaiki Selama 2 Tahun, Warga Sambirobyong Tulungagung Tanam Pohon Pisang

Kronologi Kejadian

Awalnya hanya ada 1 monyet besar yang datang, diduga karena mencium sisa makanan tadi.

Julia pun meminta temannya melemparkan sisa makanan itu ke arah monyet.

Namun jumlah monyet yang datang semakin banyak hingga bergelantungan pada ranting pohon yang ada di atas mereka.

“Ada yang besar mengejar-ngejar yang kecil. Di situ kami panik,” ucapnya.

Karena panik, ketiganya tergelincir ke bawah hingga membuat pakaian mereka penuh lumpur.

Karena tergelincir tadi, mereka juga mengalami luka karena terbentur atau lecet karena gesekan.

Julia menunjukkan luka sejumlah luka lecet di tangannya, karena berpegangan pada tambang saat tergelincir.

“Karena panik, kami telepon semuanya, termasuk Damkar,” jelas Julia.

Ketiga siswa SMK Ngunut ini akhirnya bisa dibawa turun dengan selamat.

Baca juga: Berniat Baik Hendak Tolong Wisatawan yang  Terseret Ombak di Tulungagung,  Pria Ini Malah Hilang

Tim Evakuasi sempat Salah Lokasi Penjemputan

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung,  Iwan Supriyono, mengatakan pihaknya sempat salah lokasi penjemputan di Bukit Lemparan yang masih bagian dari Gunung Budheg.

Timnya memutar ke pos pendakian, dan melakukan upaya penjemputan ketiga siswa ini.

“Jalannya memang licin karena musim hujan. Pokdarwis bersama Damkar menjemput ketiganya untuk dibawa turun,” ujarnya.

Karena sempat tergelincir, ketiganya mengalami sejumlah luka lecet namun tidak parah.

Mereka bisa berjalan kaki menuruni Gunung Budheg sampai pos penjagaan. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved