3 Pendaki Gunung Budheg Tulungagung Panik Dikejar Rombongan Monyet, Langsung Telpon Damkar
Tiga pendaki SMK Ngunut Tulungagung panik saat dikejar rombongan monyet di Gunung Budheg.
Penulis: David Yohanes | Editor: Arie Noer Rachmawati
Ringkasan Berita:
- Tiga pendaki SMK Ngunut Tulungagung panik saat dikejar rombongan monyet di Gunung Budheg, Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat. Akibatnya, mereka tergelincir dan bajunya penuh lumpur.
- Ketiganya mengalami luka lecet pada tangan dan kaki karena tergelincir saat panik. Mereka tetap bisa menuruni gunung dengan bantuan tim Pokdarwis dan Damkar, dan kondisinya stabil.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Tiga perempuan pendaki Gunung Budheg di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung mengalami momentum dramatis karena didatangi rombongan monyet.
Mereka adalah tiga siswa SMK Ngunut Tulungagung, yaitu Azyana Ula Ramadani (17), Angel Aulia Azahra (17) dan Julia Dhea (17).
Dalam kondisi panik, mereka tergelincir tidak jauh dari puncak Gunung Budheg.
Mereka kemudian memanggil personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung serta Pokdarwis Gunung Budheg.
Dengan pakaian penuh noda lumpur, mereka dibawa turun dari Gunung Budheg.
Julia mengatakan, dirinya bersama 2 temannya ini naik ke Gunung Budheg sekitar pukul 08.15 WIB.
Kejadian ini saat dalam perjalanan turun dari puncak, sekitar pukul 13.00 WIB.
“Waktu itu memang ada sisa makanan kami masukkan dalam plastik, kemudian kami masukkan dalam tas,” ujarnya.
Baca juga: Kecewa Jalan Tak Diperbaiki Selama 2 Tahun, Warga Sambirobyong Tulungagung Tanam Pohon Pisang
Kronologi Kejadian
Awalnya hanya ada 1 monyet besar yang datang, diduga karena mencium sisa makanan tadi.
Julia pun meminta temannya melemparkan sisa makanan itu ke arah monyet.
Namun jumlah monyet yang datang semakin banyak hingga bergelantungan pada ranting pohon yang ada di atas mereka.
“Ada yang besar mengejar-ngejar yang kecil. Di situ kami panik,” ucapnya.
Karena panik, ketiganya tergelincir ke bawah hingga membuat pakaian mereka penuh lumpur.
Karena tergelincir tadi, mereka juga mengalami luka karena terbentur atau lecet karena gesekan.
Julia menunjukkan luka sejumlah luka lecet di tangannya, karena berpegangan pada tambang saat tergelincir.
“Karena panik, kami telepon semuanya, termasuk Damkar,” jelas Julia.
Ketiga siswa SMK Ngunut ini akhirnya bisa dibawa turun dengan selamat.
Baca juga: Berniat Baik Hendak Tolong Wisatawan yang Terseret Ombak di Tulungagung, Pria Ini Malah Hilang
Tim Evakuasi sempat Salah Lokasi Penjemputan
Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Iwan Supriyono, mengatakan pihaknya sempat salah lokasi penjemputan di Bukit Lemparan yang masih bagian dari Gunung Budheg.
Timnya memutar ke pos pendakian, dan melakukan upaya penjemputan ketiga siswa ini.
“Jalannya memang licin karena musim hujan. Pokdarwis bersama Damkar menjemput ketiganya untuk dibawa turun,” ujarnya.
Karena sempat tergelincir, ketiganya mengalami sejumlah luka lecet namun tidak parah.
Mereka bisa berjalan kaki menuruni Gunung Budheg sampai pos penjagaan.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com
pendaki
Gunung Budheg
Desa Tanggung
Kecamatan Campurdarat
Tulungagung
monyet
damkar
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
| Kecelakaan Maut di Jalur Jember-Lumajang, 2 Siswa SMK Tewas usai Tabrak Mobil |
|
|---|
| Modus Ketua DPRD Magetan Suratno dalam Korupsi Hibah, Dana Ditarik Lagi usai Diterima Warga |
|
|---|
| Nestapa Pria Sebatang Kara di Ponorogo Ditemukan Tak Bernyawa, Bermula dari Sepeda Motor Tak Pindah |
|
|---|
| Ivan Gunawan Blak-blakan Tak Suka Acara Komedi, Rela Tinggalkan Bayaran Tinggi |
|
|---|
| Donasikan Rp25 Juta dari Gubernur, Bu Atun Guru yang Diolok Siswa Pilih Naik Angkot Demi Empati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/3-pendaki-Gunung-Budheg-panik-dikejar-rombongan-monyet.jpg)