Jalur Pantura Tuban Macet Total hingga 20 Km, Truk Terguling dan Mogok Jadi Sebab

Kemacetan panjang hingga 20 kilometer terjadi di jalur Pantura Tuban–Surabaya, Jumat (24/4/2026).

Tayang:
Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Muhammad Nurkholis
MACET PARAH - Antrean truk mengular di jalur Tuban-Surabaya, Jumat (24/4/2026). Kemacetan hingga 20 kilometer dipicu evakuasi truk terguling, kendaraan mogok, serta tingginya volume kendaraan. 
Ringkasan Berita:
  • Kemacetan mencapai sekitar 20 km sejak dini hari hingga siang.
  • Dipicu evakuasi truk terguling dan kendaraan mogok di beberapa titik.
  • Arus lalu lintas berangsur normal sekitar pukul 11.45 WIB.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Kemacetan panjang hingga 20 kilometer terjadi di jalur Pantura Tuban–Surabaya, Jumat (24/4/2026).

Kemacetan panjang mengular hingga sekitar 20 kilometer sejak dini hari hingga siang hari, membuat arus lalu lintas di jalur Pantura sempat lumpuh.

Antrean kendaraan didominasi truk-truk besar dari arah Surabaya menuju Semarang dan sebaliknya.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tuban, IPDA Rizky Dwi Prasetyo menjelaskan, kepadatan panjang dipicu proses evakuasi truk bermuatan 6,5 ton yang terguling di wilayah Widang pada Kamis malam.

“Evakuasi dimulai sekitar pukul 23.00 WIB dan selesai sekitar pukul 05.55 WIB,” ujar Rizky.

Namun setelah proses evakuasi selesai, kemacetan masih belum langsung terurai.

Baca juga: Lapas Bojonegoro Gandeng BNN Tuban, Perketat Pengawasan Narkoba dan HP Ilegal

Dipicu Truk Terguling

Hal ini disebabkan karena banyaknya sopir truk tertidur saat menunggu antrean kendaraan bergerak sehingga petugas harus berkeliling menyalakan sirine untuk membangunkan pengemudi agar arus kembali berjalan.

Selain itu, kepadatan diperparah sejumlah truk mogok di kawasan Tanjakan Kepet dan Alas Jalin.

“Volume kendaraan besar yang tinggi, karena hari Jumat saat menjelang akhir pekan banyak gudang dan pabrik tutup, turut mempengaruhi kepadatan,” ungkapnya.

Untuk mengurai kemacetan, Satlantas Polres Tuban menerjunkan sekitar 25 personel melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik.

Upaya tersebut membuahkan hasil.

Baca juga: Pasar Baru Tuban Malah Terbakar Jelang Revitalisasi Rp24,35 Miliar, Penyebab Masih Misterius

Petugas Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Sekitar pukul 11.45 WIB arus lalu lintas berangsur normal dan kepadatan mulai terurai, meski beberapa kendaraan mogok masih dalam penanganan.

“Sementara truk yang sempat terperosok di kawasan Keput belum dilakukan evakuasi penuh karena masih menunggu perbaikan, selain itu jalur masih bisa digunakan dua arah sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas,” bebernya.

Rizky mengimbau agar para sopir, khususnya pengemudi truk, saat berhenti dan beristirahat di lokasi  seperti rumah makan atau rest area yang emmiliki parkiran luas untuk mencegah kendaraan terperosok atau menimbulkan kemacetan di jalan.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved