Tokoh Jatim

Sosok dan Profil Gus Haris, Dokter Visioner yang Kini Memimpin Kabupaten Probolinggo

Berbekal pendidikan dokter dan pengalaman organisasi, Gus Haris kini resmi pimpin Probolinggo. Ini profil lengkap dan visinya lima tahun ke depan.

Penulis: Ayesha Naila Tsabita | Editor: Mujib Anwar
TribunJatim.com/Ahsan Faradisi
PROFIL GUS HARIS - Bupati Probolinggo periode 2025–2030, berlatar belakang pendidikan dokter dan tumbuh di lingkungan pesantren yang mengusung visi Probolinggo SAE. 

Ringkasan Berita:
  • Gus Haris resmi menjabat Bupati Probolinggo periode 2025–2030 setelah menang telak di Pilkada 2024.
  • Lahir dari keluarga pesantren, ia juga berprofesi sebagai dokter lulusan Universitas Islam Sultan Agung dan meraih Magister Biomedik di Universitas Diponegoro.
  • Aktif di organisasi keagamaan, ekonomi, dan politik sebelum terjun ke Pilkada Probolinggo.
  • Mengusung visi “Probolinggo SAE” dengan fokus pada reformasi birokrasi, penguatan ekonomi desa, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

TRIBUNJATIM.COM - Muhammad Haris Damanhuri Romly atau yang akrab disapa Gus Haris adalah Bupati Probolinggo periode 2025-2030.

Ia dilantik pada 20 Februari 2025 dan memimpin Kabupaten Probolinggo bersama wakilnya, Fahmi AHZ (Ra Fahmi), usai memenangkan Pilkada 2024.

Gus Haris dikenal sebagai figur yang lahir dari lingkungan pesantren, berprofesi sebagai dokter, serta aktif di dunia organisasi, keagamaan, dan politik. 

Latar belakang itulah yang membentuk karakternya sebagai pemimpin religius nan visioner di Kabupaten Probolinggo, daerah yang memiliki 24 kecamatan dengan 5 kelurahan dan 325 desa. 

Karenanya, sosok dan profil Gus Haris menarik untuk diulas. 

Lahir dari Keluarga Pesantren

Muhammad Haris Damanhuri Romly lahir pada 27 September 1974. 

Ia merupakan putra pertama almarhum K.H. Damanhuri Romly dan Ny. Hj. Diana Susilowati atau Ning Sus.

Ia juga merupakan keponakan dari K.H. Moh. Hasan Mutawakkil ‘Alallah, pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong di Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Lingkungan pesantren sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil. 

Gus Haris menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Jombang, yang didirikan oleh KH Romly Tamim, kakeknya.

Di lingkungan pesantren, ia dikenal sebagai sosok pendakwah yang dekat dengan generasi muda, bahkan memanfaatkan media musik sebagai sarana dakwah.

Saat ini, dirinya juga aktif sebagai Kepala Biro Kepesantrenan di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong serta mengelola bidang kesehatan di lingkungan pesantren.

Baca juga: Sosok dan Profil Hari Wuryanto, Berawal dari Bankir hingga Menjadi Bupati Madiun

Pendidikan Kedokteran hingga Magister

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 1 Mancar, Peterongan, Jombang.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved