Jembatan Sentong Ambles, Jalur Alternatif Bondowoso–Jember Macet Parah

Amblesnya Jembatan Sentong di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan membuat jalur penghubung Bondowoso–Jember ditutup total

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Sinca Ari Pangistu
MACET - Kondisi jalur alternatif di Desa Kembang, Kecamatan Bondowoso yang terpantau macet pada jam berangkat sekolah pukul 07.04 WIB, Selasa (24/2/2026). Jalur ini diaktifkan menyusul amblesnya Jembatan Sentong penghubung Bondowoso-Jember pada Senin (23/2/2026). 

 

Ringkasan Berita:
  • Jembatan Sentong di perbatasan Desa Sukowiryo–Kelurahan Nangkaan ambles dan ditutup total sejak Selasa (24/2/2026), sehingga arus Bondowoso–Jember dialihkan
  • Jalur alternatif melalui Desa Kembang mengalami kemacetan parah, terutama saat jam berangkat sekolah (sekitar 07.00 WIB) dan sempat terjadi kepadatan juga pada malam hari.
  • Pemerintah desa dan warga mengeluhkan kurangnya penjagaan di titik rawan serta banyaknya pengendara yang memakai jalan perumahan sebagai jalur tikus

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Amblesnya Jembatan Sentong di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan membuat jalur penghubung Bondowoso–Jember ditutup total sejak Selasa (24/2/2026).

Penutupan tersebut memaksa pengendara melintasi jalur alternatif yang telah ditetapkan.

Melalui media sosial resmi, Dinas Perhubungan Bondowoso mengumumkan dua rute alternatif:

  • Rute 1 (Kendaraan roda 2 dan roda 4, kapasitas < 8>

Dari arah Alun-alun Bondowoso: Pasar Nangkaan – Balai Desa Petung – Balai Desa Pakuwesi – SDN Kembang 2 – Jember.

Dari arah Arak-arak: Yonif 514 – Balai Desa Petung – Balai Desa Pakuwesi – SDN Kembang 2 – Jember.

  • Rute 2 (Kendaraan berat roda 6 atau lebih, bus, dan truk kapasitas > 8 ton): 

Arah Bondowoso/Situbondo: Kolam Renang Al Amin – Perumahan Vila Utama Sumbersalam – Balai Desa Grujugan Kidul – Masjid Al Ikhlas Tamanan – Alun-alun Tamanan – Alun-alun Sukowono – Maesan – Jember.

Baca juga: Longsor dan Banjir Terjang Bondowoso, Jembatan Sentong Ambles

Berdasarkan pantauan di lapangan, jalur alternatif yang melintasi Desa Kembang mengalami kemacetan parah pada jam berangkat sekolah, sekitar pukul 07.04 WIB. Arus lalu lintas mulai melandai sekitar pukul 09.30 WIB.

Kepala Desa Kembang, Kusnadi, menyatakan bahwa kemacetan luar biasa juga terjadi pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB pad Senin (24/2/2026) malam.

Kondisi tersebut baru terurai setelah tim turun ke lapangan sekitar pukul 21.00 WIB. Kemacetan kembali terulang saat jam berangkat sekolah pagi ini.

"Tadi pagi lumayan parah karena belum ada petugas atau rekan-rekan yang menjaga di pertigaan serta titik-titik rawan," ujarnya.
Ia mengaku tengah berkoordinasi dengan RT/RW dan perangkat desa untuk berjaga di titik rawan.

"Mohon kesadaran pengendara agar ikut menjaga ketertiban," tambahnya.

Keresahan turut dirasakan warga perumahan Green City, Nangkaan. Salah seorang warga berinisial IC mengeluhkan banyaknya pengendara yang memanfaatkan kawasan perumahan sebagai jalan tikus.

Baca juga: Hujan Seharian di Bondowoso, BPBD Catatkan 16 Titik Banjir dan Longsor

Warga khawatir kondisi tersebut membahayakan anak-anak yang kerap bermain di sekitar lingkungan perumahan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved