Satu Korban Ledakan Petasan di Situbondo Meninggal Usai Dirawat di Rumah Sakit

Abdurrahman jadi korban ledakan petasan di Kabupaten Situbondo. Ia sempat dirawat di Rumah Sakit Umum karena ledakan tersebut.

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Torik Aqua
Tribun Jatim Network/Izi Hartono
PETASAN - Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menjelaskan kondisi korban ledakan petasan. 
Ringkasan Berita:
  1. Korban ledakan petasan di Situbondo bertambah, Abdurrahman meninggal dunia.
  2. Ledakan terjadi saat perakitan petasan di kawasan padat penduduk.
  3. Aparat kepolisian dan Wakil Bupati turun langsung ke lokasi kejadian.

 

TRIBUNJATIM.COM - Abdurrahman, korban ledakan petasan di Kabupaten Situbondo kini dikabarkan meninggal dunia, Kamis (26/02/2026).

Ia menjadi korban ledakan petasan di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

Abdurrahman sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Soebandi, Kabupaten Jember.

"Informasi yang kami terima, korban meninggal dunia hari ini," ujar Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie.

Baca juga: Ramadan 2026, Operasi Pekat Semeru Sasar Warung Pangku hingga Petasan di Gresik

Korban Abdurrahman itu, kata AKBP Bayu, mengalami luka bakar cukup serius di tubuhnya dan harus dirujuk ke RSU Jember.

"Korban sempat dirawat selama sembilan hari di rumah sakit," katanya.

Diberitakan sebelumnya, rumah warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, hancur, Rabu (18/02/2026).

Hancurnya bangunan rumah permanen milik Ummi Kulsum diduga akibat ledakan saat keponakannya berinisial S sedang merakit petasan.

Akibat ledakan tersebut, enam warga luka-luka dan satu warga bernama Supriyadi (54), warga setempat, meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan yang ambruk.

Sedangkan enam korban lainnya yang terluka harus dilarikan ke rumah sakit, yakni Ummi Kulsum (60), Samsul (22), Riko (25), Pais (20), Fino (15), dan Abdur (15).

Peristiwa ledakan petasan yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB sempat mengagetkan warga sekitar karena lokasi kejadian berada di kawasan rumah padat penduduk.

Insiden ledakan petasan ini tidak hanya menjadi perhatian masyarakat, melainkan Kapolres AKBP Bayu Anuwar Sidiqie dan Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, turun langsung meninjau lokasi kejadian yang mengagetkan warga tersebut.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved