Berita Gresik
Ramadan 2026, Operasi Pekat Semeru Sasar Warung Pangku hingga Petasan di Gresik
Penyakit masyarakat seperti warung pangku dan peredaran minuman keras ilegal menjadi perhatian Polres Gresik dalam Latihan Pra Operasi (Latpra Ops)
Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Polres Gresik menggelar Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Pekat Semeru 2026 yang dipimpin Kapolres AKBP Ramadhan Nasution. Operasi berlangsung 25 Februari–8 Maret 2026 selama 12 hari.
- Operasi menyasar warung pangku, peredaran miras ilegal, perjudian, prostitusi, premanisme, petasan/bahan peledak, hingga narkoba.
- Jajaran diminta melakukan pemetaan wilayah rawan untuk menjaga ketertiban selama Ramadan.
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Penyakit masyarakat seperti warung pangku dan peredaran minuman keras ilegal menjadi perhatian Polres Gresik dalam Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Pekat Semeru 2026.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, dan diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kasat, hingga Kanit Reskrim dari seluruh Polsek jajaran, kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Sarja Arya Racana, Rabu (25/2/2026).
Kapolres menegaskan bahwa Operasi Pekat Semeru 2026 akan digelar selama 12 hari, terhitung mulai 25 Februari hingga 8 Maret 2026.
Baca juga: Jaga Kekhusyukan Ramadan, Kapolres Ponorogo Larang Keras Sound Horeg, Petasan, hingga Perang Sarung
Operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat (pekat) yang berpotensi mengganggu ketertiban umum selama Ramadan, seperti peredaran minuman keras (miras) ilegal, perjudian, prostitusi, premanisme, penyalahgunaan petasan atau bahan peledak, hingga peredaran narkoba.
“Setiap jajaran harus memahami target operasi dan memastikan pencapaian maksimal. Lakukan mapping wilayah secara detail, terutama pada titik-titik rawan yang menjadi keluhan masyarakat seperti warung pangku dan lokasi peredaran miras,” tegas Kapolres.
Sementara itu, Kbo Satintelkam Polres Gresik, Ipda Edik, menyampaikan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah Gresik dalam kondisi kondusif. Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan, termasuk kemungkinan kenaikan harga bahan pokok dan gesekan sosial menjelang Ramadan.
Di bidang penindakan, Kasat Narkoba Polres Gresik, AKP Ahmad Yani, mengingatkan agar seluruh personel mengedepankan profesionalisme serta memedomani ketentuan terbaru dalam Undang-Undang Narkotika.
Kbo Satreskrim Iptu M. Nur Setyabudi dan Kasubbag Kerma Ops AKP Tatak S menegaskan pentingnya ketepatan waktu pelaporan serta tertib administrasi selama operasi berlangsung.
"Dengan digelarnya Latpra Ops Pekat Semeru 2026 ini, Polres Gresik berharap situasi kamtibmas tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, nyaman, dan khusyuk tanpa gangguan tindak kriminalitas maupun penyakit masyarakat lainnya," tutupnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| PKB Gresik Buka Kantornya untuk Warga, Setiap Hari Jumat Masyarakat Bisa Curhat dan Wadul |
|
|---|
| Cara Pemkab Gresik Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku Jelang Idul Adha, Masifkan Vaksinasi |
|
|---|
| Polres Gresik Ciduk Truk yang Langgar Jam Operasional, Jadi Biang Kerok Kemacetan dan Kecelakaan |
|
|---|
| Tembus Peringkat Enam Besar Nasional, Pemkab Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026 |
|
|---|
| Minyak Goreng Subsidi di Pasar Baru Gresik Langka, Buntut Panjang dari Telatnya Pengiriman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Dua-anak-di-Sampang-Madura-alami-luka-bakar-akibat-ledakan-petasan.jpg)