Truk EPIK Mobile Keliling Kendalikan Inflasi di 15 Daerah di Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan truk Program Etalase Pengendali Inflasi Kab/Kota atau EPIK Mobile

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan truk Program Etalase Pengendali Inflasi Kab/Kota atau EPIK Mobile menuju Kabupaten Bangkalan dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (26/2/2026) 

 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Khofifah memberangkatkan truk EPIK Mobile dari Gedung Negara Grahadi Surabaya
  • Truk EPIK Mobile membawa beras medium SPHP 2 ton, beras Jatim CETTAR 2 ton, minyak goreng 100 karton, dan gula pasir 1 ton sebagai bagian dari program pengendalian inflasi di 15 kabupaten/kota
  • Program EPIK Mobile merupakan implementasi strategi 4K TPID (keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, komunikasi efektif)

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan truk Program Etalase Pengendali Inflasi Kab/Kota atau EPIK Mobile menuju Kabupaten Bangkalan dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (26/2/2026). 

Didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim, Gubernur Khofifah memberangkatkan truk EPIK Mobile secara simbolis dengan memecahkan kendi.

“Truk EPIK ini Insya Allah akan beroperasi di 15 kabupaten/kota. Mari kita berangkatkan truk yang hari ini akan ke Bangkalan dengan mengucapkan basmalah. Mudah-mudahan diberikan kemudahan dan membawa manfaat barokah,” ucap Gubernur Khofifah.

Pelepasan ini merupakan rangkaian rangkaian kegiatan High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Perluasan dan Percepatan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Dalam kesempatan tersebut, Truk EPIK Mobile membawa komoditas pangan strategis. Di antaranya beras medium SPHP sebanyak 2 ton, beras Jatim CETTAR sebanyak 2 ton, minyak goreng sebanyak 100 karton, serta gula pasir sebanyak 1 ton.

“EPIK ini program perwujudan integrasi pengendalian inflasi Jawa Timur dan bentuk implementasi dari strategi keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif (4K) TPID,” jelas Khofifah.

Baca juga: Truk Lumbung Pangan EPIK Mobile Beroperasi, Hadirkan Sembako Murah untuk Warga Jatim

“Alhamdulillah, EPIK Mobile ini akan menjangkau berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Ke depan, insya Allah akan terus kita kembangkan ke semua kabupaten/kota agar pasokan terdistribusi dengan baik dan inflasi tetap terjaga,” imbuhnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi tinggi kepada kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim yang juga merupakan Wakil Ketua II TPID dan TP2DD Prov. Jatim. 

Pasalnya, pemberangkatan truk EPIK Mobile merupakan tindak lanjut dari hibah kendaraan BI Jatim tahun lalu untuk pengendalian inflasi.

“Maka ini menunjukkan bahwa penguatan ekonomi, stabilisasi harga, juga pengendalian inflasi adalah tugas kita bersama. Tidak mungkin kita bisa menjaga ketahanan pangan kita tanpa sinergitas. Jadi, saya berterima kasih termasuk kepada BI yang sudah berkontribusi untuk pengendalian inflasi bersama kami,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved