Bocil di Ponorogo Resahkan Orang Tua, Sering Terima Paket COD Ternyata Mau Rakit Balon Udara Petasan

Dalam penggerebekan itu, ada 11 anak-anak yang diduga membuat balon udara tanpa awak dan petasan. 

Tayang:
Istimewa
GEREBEK - Anggota Polsek Sukorejo Ponorogo saat memamerkan barang bukti balon udara tanpa awak dan selongsong petasan sesaat setelah menggerebek lokasi. Berawal dari laporan orang tua yang resah karena sang anak sering menerima paket yang berisi bahan petasan, anggota Polsek Sukorejo, Polres Ponorogo menggrebek salah satu rumah yang digunakan untuk membuat balon udara tanpa awak serta petasan dengan berbagai ukuran.  
Ringkasan Berita:
  • Polisi menggerebek rumah di Sukorejo, Ponorogo yang digunakan anak-anak merakit balon udara tanpa awak dan petasan.
  • Sebanyak 11 anak usia SD hingga SMP diamankan dan dibina karena masih di bawah umur.
  • Polisi menyita balon udara sepanjang 15 meter, selongsong petasan, bubuk mesiu, serta alat perakitannya.

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Polisi menggerebek sebuah rumah di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang diduga digunakan sebagai tempat merakit balon udara tanpa awak dan petasan oleh belasan anak-anak.

Berawal dari laporan orang tua yang resah karena sang anak sering menerima paket yang berisi bahan petasan

Dalam penggerebekan itu, ada 11 anak-anak yang diduga membuat balon udara tanpa awak dan petasan. Belasan anak-anak itu masih SD dan SMP.

Polisi menggrebek rumah di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Korps bhayangkara mengamankan plastik yang dirangkai dan dijadikan balon udara tanpa awak dengan panjang mencapai 15 meter.

Baca juga: Update Ledakan Petasan di Kauman Ponorogo: Polisi Periksa 6 Saksi, Tunggu Hasil Labfor Gegana

Polisi Temukan Bubuk Mesiu dan Selongsong Petasan

Tak hanya balon udara tanpa awak, polisi juga mengamankan puluhan selongsong petasan bubuk mesiu hingga berbagai peralatan untuk meracik balon udara serta petasan.

“Penggerebekan bermula dari laporan salah satu orang tua terduga pelaku yang curiga dan resah,” ungkap Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tricahyo, Minggu (8/3/2026).

Keresahan muncul karena sang anak kerap mendapatkan paket COD. Pun d rumahnya juga sering didatangi anak-anak. Selidik punya selidik mereka membuat balon udara tanpa awak dan meracik petasan secara otodidak.

Anak-anak Patungan Uang Saku

“Parahnya, anak-anak itu juga patungan. Masing-masing Rp 30 ribu per anak. Itu mereka menyisihkan uang sakunya,” kata Iptu Agus.

Karena resah kemudian melaporkan ke perangkat desa. Dan dilanjutkan ke pihak Polsek Sukorejo.

“Setelah itu kami datang dan kami cek dan ternyata benar di lapangan kami menemukan bahan peledak yang sudah diracik dan juga beberapa bahan bakunya serta plastik yang digunakan untuk membuat balon udara,” tambahnya 

Anak-anak yang meracik,  rata-rata masih di bawah umur. Mereka rata-rata masih di bawah 11 tahun ada yang masih sd maupun SMP.

“Karena masih dibawah umur, seluruh terduga pelaku ini diberi pembinaan dan diminta untuk meminta maaf kepada orang tua mereka dihadapan polisi,” tegasnya.

Sementara seluruh barang bukti berupa balon udara tanpa awak, selongsong petasan hingga bubuk mesiu petasan siap ledak diamankan di Polsek Sukorejo.

“Kami  juga menghimbau kepada orang tua untuk terus melakukan pengawasan kepada anak mereka saat berada diluar rumah. Biar bisa diantisipasi,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved