Ratusan Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Dibagikan di Ngawi

Bantuan Becak Listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto terus berlanjut. Kali ini menyasar ratusan pengemudi becak di Kabupaten Ngawi.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Febrianto Ramadani
BECAK LISTRIK - Sejumlah pejabat utama di Pemkab Ngawi bersama perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, menikmati pengalaman mengendarai Becak Listrik, di Pendopo Wedya Graha, Kecamatan Ngawi, Rabu siang (11/3/2026). Jumlah bantuan yang diberikan sebanyak 200 pengayuh becak berusia sepuh, di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi. 

TRIBUNJATIM.COM, NGAWI - Bantuan Becak Listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto terus berlanjut. Kali ini menyasar ratusan pengemudi becak di Kabupaten Ngawi.

Penyerahan bantuan yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), berlangsung di Pendopo Wedya Graha, Kecamatan Ngawi, Rabu siang (11/3/2026)

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, jumlah bantuan yang diberikan sebanyak 200 pengayuh becak di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi.

“Rata rata usia penerima 75 sampai 93 tahun. Tentu dengan hadirnya ini akan meringankan beban mereka yang khususnya, becaknya masih tradisional,” ujar Bupati Ony.

Mas Ony, biasa disapa, mengucapkan terima kasih, lantaran bantuan tersebut meningkatkan taraf hidup kesejahteraan masyarakat.

Terlebih lagi, selain ada becak tradisional, juga masih ditemukan becak motor atau Bentor. Moda transportasi itu sudah mulai dilarang.

“Becak Listrik justru kecepatannya terukur, lebih nyaman, dan bebas polusi. Pemerintah daerah tentu berkomitmen, supaya pemanfaatan dari becak listrik ini bisa berkelanjutan,” tuturnya.

Pejabat Pemkab Ngawi bersama perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional
BECAK LISTRIK - Sejumlah pejabat utama di Pemkab Ngawi bersama perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, menikmati pengalaman mengendarai Becak Listrik, di Pendopo Wedya Graha, Kecamatan Ngawi, Rabu siang (11/3/2026). Jumlah bantuan yang diberikan sebanyak 200 pengayuh becak berusia sepuh, di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi.

Di satu sisi, pihaknya juga ingin memfasilitasi tempat pengisian baterai. Nantinya akan dipetakan titik yang strategis dalam mendukung upaya tersebut.

“Harapannya becak dimanfaatkan sebaik mungkin tidak dijual belikan. Kalau nanti ada yang belum mendapatkan bantuan, akan diusulkan kembali ke tahap selanjutnya,” bebernya.

Sementara itu. Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Yayasan GSN Nuryana menegaskan, bantuan Becak Listrik bersumber dari uang pribadi Presiden Prabowo, bukan menggunakan anggaran pemerintah.

“Target tahun ini kami rencanakan sampai 2027 membagikan sekitar 70.000 unit, jadi 2025 sampai Maret 2026 sudah lebih dari 11.000 unit. Totalnya 80.000 unit lebih kira-kira yang akan kami bagikan,” tegasnya.

Dirinya berharap, bantuan dapat memenuhi seluruh pengemudi becak di Indonesia. Mengingat, proses pendataan sedang dilakukan.

“Becak Listrik buatan PT Pindad dapat menempuh jarak hingga 35 kilometer. Kami tuntaskan wilayah Jawa Timur, nanti setelah lebaran akan ke Jawa Tengah dan Jawa Barat. Kalau pemeliharaan, sudah bekerja sama dengan dealer swasta di setiap kota kabupaten,” tandas Nuryana.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved