Puluhan Dapur SPPG di Bondowoso Disuspend BGN, Tak Penuhi Standar dari BGN

Suspend atau surat peringatan (SP) 1 diberikan karena dapur SPPG tersebut tak memenuhi standar yang diminta oleh BGN.

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Sinca Ari Pangistu
MBG - Siswa-siswi di SDN Wonosuko, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, saat menikmati makan bergizi gratis (MBG) pertama kali pasca launching SPPG di Kecamatan Tamanan, Sabtu (23/8/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu

TRIBUNJATIM.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) mensuspend sejumlah dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim).

Pada 10 Maret 2026, ada puluhan dapur SPPG di Kabupaten Bondowoso yang disuspend.

Baca juga: Pemkab Malang Buka Layanan Pengaduan Keluhan MBG, Bisa Lapor Lewat Situs atau Langsung di WhatsApp

Menurut Koordinator SPPG Kabupaten Bondowoso, Mila Afriana Agustina, data awal memang ada puluhan dapur SPPG yang disuspend.

Namun, data terbaru, tersisa 10 dapur yang masih disuspend.

Ia menjelaskan, suspend atau surat peringatan (SP) 1 diberikan karena dapur SPPG tersebut tak memenuhi standar yang diminta oleh BGN.

Standar dimaksud yakni harus memiliki sertifikat laik higienie sanitasi (SLHS), instalasi pengolahan Air limbah (IPAL), dan mess bagi kepala SPPG dan seluruh staf.

"IPAL, mess untuk beberapa kepala dan stafnya, dan beberapa standar lain," jelas Mila.

Ia mengatakan, dengan pemberian suspend ini, maka dapur SPPG tersebut tak boleh beroperasi hingga melengkapi standar BGN.

Setelah terpenuhi, baru mereka bisa mengajukan permohonan surat pencabutan suspend.

"Sampai mereka selesai," ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, pemberian suspend ini membuat dapur tak lagi membagikan MBG bagi siswa hingga terbit surat pencabutan suspend.

Kecuali mereka yang sudah melakukan pemesanan bahan pangan terakhir, bisa memberikan MBG hingga minggu ini.

Sementara bagi relawan, kata Mila, ada mekanismenya.

Namun memang kebetulan saat ini masih libur Lebaran, sehingga dia mendorong agar dapur SPPG tersebut segera menyesuaikan standar BGN.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved