Identitas Korban Tertabrak KA Blambangan Ekspres di Babat Terungkap Lewat Sidik Jari
Identitas korban meninggal tertabrak Kereta Api (KA) Blambangan Ekspres di wilayah Dusun Gardu, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Alga W
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Petugas kepolisian akhirnya berhasil mengidentifikasi korban meninggal dunia akibat tertabrak Kereta Api (KA) Blambangan Ekspres di wilayah Dusun Gardu, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim).
Tim Inafis Satreskrim Polres Lamongan berhasil mengungkap identitas korban yang sebelumnya ditemukan tanpa identitas setelah tertemper kereta api, Sabtu (14/3/2026) malam.
Baca juga: Sopir Oleng, Mobil Avanza Masuk ke Sungai di Karanggeneng Lamongan saat Melintas Dini Hari
Proses identifikasi dilakukan di RSU Karangkembang Babat menggunakan perangkat Inafis Portable System (IPS) dengan metode pemeriksaan sidik jari.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid mengatakan, Tim Inafis tiba di rumah sakit sekitar pukul 09.55 WIB, dan langsung melakukan proses identifikasi terhadap jenazah.
"Petugas mengambil sidik jari pada jari telunjuk kiri korban menggunakan alat Inafis Portable System. Dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui identitas korban," kata Hamzaid, Minggu (15/3/2026).
Dari hasil identifikasi, diketahui korban bernama Muzahidin (52), warga asal Lamongan yang sebelumnya pernah berdomisili di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat.
Korban diketahui saat ini tinggal di Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Setelah identitas korban dipastikan, Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, langsung berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Banaran serta keluarga korban yang berada di lingkungan Dusun Gardu.
"Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan keluarga inti korban yang berada di Kabupaten Blora," ujarnya.
Pihak keluarga kemudian datang ke RSU Karangkembang Babat untuk memastikan identitas jenazah.
Setelah dipastikan benar, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di tempat tinggalnya di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Saat ditemukan, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban.
Di antaranya satu kantong berwarna merah berisi sembako berupa mi instan, beras, dan minyak goreng.
Lalu sepasang sandal warna hitam serta sebuah topi hitam bertuliskan Pramuka.
Sebelumnya diberitakan, korban ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak KA Blambangan Ekspres di jalur rel wilayah Babat.
Peristiwa ini diketahui setelah Polsek Babat menerima laporan dari petugas Stasiun Babat terkait informasi dari masinis KA Blambangan Ekspres yang melaporkan telah menabrak seorang laki-laki tidak dikenal.
Dalam laporan tersebut disebutkan, korban diduga menyeberang rel dari arah utara menuju selatan saat kereta melintas.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/3/2026), sekitar pukul 23.40 WIB, di jalur rel KM 158+5/6 (jalur hilir), tepatnya di turut tanah Dusun Gardu, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.
Setelah menerima laporan tersebut, Kapolsek Babat bersama anggota dan petugas Stasiun Babat melakukan pencarian dengan menyusuri jalur rel kereta api.
Korban kemudian ditemukan di sekitar KM 157+700 dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan tubuh tidak utuh akibat tertemper kereta api.
Selanjutnya pada Minggu (15/3/2026), petugas Polsek Babat berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Lamongan untuk melakukan proses identifikasi terhadap jenazah yang belum diketahui identitasnya hingga akhirnya berhasil diungkap oleh Tim Inafis.
| Truk Tangki Tabrak Pohon di Solokuro Lamongan, Sopir Diduga Kurang Konsentrasi |
|
|---|
| HUT ke-46, PT PAL Berikan Beasiswa untuk 15 Siswa Pesisir Lamongan |
|
|---|
| Polisi Dalami Kasus Pencurian Pakaian Dalam Wanita yang Viral, Korban Akhirnya Melapor |
|
|---|
| Kenaikan Harga Bahan Baku Cekik Pengrajin Songkok di Lamongan, Keuntungan Tergerus |
|
|---|
| Cara Culas 2 Pria Rugikan Negara Rp375,2 Juta Salah Gunakan BBM Bersubsidi, Ratusan Liter Disita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/identitas-korban-meninggal-tertabrak-KA-Blambangan-Ekspres.jpg)