Lebaran 2026
Libur Lebaran 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata Keluarga dan Religi di Lamongan, WBL Jadi Favorit
Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata selama libur Lebaran menunjukkan bahwa pariwisata di Lamongan mulai pulih dan diminati
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Kunjungan wisata di Kabupaten Lamongan selama libur Lebaran 2026 mencapai 22.197 orang, menandakan sektor pariwisata mulai pulih.
- Destinasi favorit meliputi Wisata Bahari Lamongan, Maharani Zoo, serta wisata religi seperti Makam Sunan Drajat.
- Pemerintah berupaya meningkatkan kualitas layanan, keamanan, dan promosi, serta menggelar event seperti Festival Kupatan untuk mendorong kunjungan wisata.
Laporan wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata selama libur Lebaran menunjukkan bahwa pariwisata di Lamongan mulai pulih dan diminati masyarakat
Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Lamongan mencatat ada puluhan ribu pengunjung ke sejumlah destinasi wisata selama libur Lebaran 2026.
Kepala Disbudporapar Lamongan, Siti Rubikah, mengatakan puluhan ribu kunjungan tersebut tersebar di 12 objek wisata unggulan yang dikelola pemerintah daerah maupun mitra swasta.
“Yang menjadi favorit, Wisata Bahari Lamongan (WBL), Maharani Zoo, Pantai Klayar, Tanjung Kodok, serta wisata religi seperti Makam Maulana Ishaq dan Sunan Drajat yang ada di pasisir utara, " ujar Rubikah, kepada SURYA, Senin (30/3/2026).
Baca juga: Ribuan Pemudik Padati Stasiun Mojokerto di Akhir Libur Lebaran
Selain kawasan pantura, sejumlah tempat wisata lain juga menjadi tujuan berwisata selama libur panjang tersebut, ada Waduk Gondang, Bukit Kapur Sekapuk, Pantai Kutang, Museum Sunan Drajat, Wisata Edukasi Gondang (WEGO), hingga Istana Gunung Mas di Mantup.
Ia menilai tingginya kunjungan wisata selama libur Lebaran menunjukkan sektor pariwisata di Lamongan mulai pulih dan semakin diminati masyarakat.
Menurutnya, wisatawan tidak hanya datang dari Lamongan, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur seperti Gresik, Surabaya, Tuban, Bojonegoro, hingga Mojokerto.
“Libur Lebaran tahun ini menjadi momentum kebangkitan pariwisata Lamongan. Tingginya kunjungan menunjukkan masyarakat masih menjadikan Lamongan sebagai tujuan wisata keluarga dan religi.
Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, kebersihan, keamanan, serta menambah atraksi agar wisatawan betah dan ingin kembali berkunjung,” kata Rubikah.
Ia menambahkan, destinasi wisata di wilayah pesisir utara Lamongan masih menjadi magnet utama karena memiliki banyak pilihan wisata dalam satu kawasan, mulai dari wisata bahari, religi, hingga kuliner khas.
“Pengunjung biasanya tidak hanya datang ke satu tempat. Setelah berwisata ke kawasan pantai atau WBL, mereka melanjutkan ziarah ke Sunan Drajat atau membeli oleh-oleh khas Lamongan. Ini berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Disbudporapar melibatkan personel TNI, Polri, dan instansi terkait untuk memperkuat keamanan di seluruh objek wisata. Pengawasan dilakukan mulai dari aspek keselamatan wahana, kelayakan fasilitas, hingga pengaturan arus pengunjung.
Pihaknya menargetkan tren kunjungan wisata tersebut dapat terus meningkat melalui penguatan promosi, pengembangan destinasi wisata daerah dan event tahunan.
| Penumpang Angkutan Lebaran di Bandara Banyuwangi Tumbuh 5 Persen, Penerbangan Naik 44 Persen |
|
|---|
| Sejarah Bulan Syawal Menjadi Waktu yang Dianjurkan untuk Menikah, Sempat Dianggap Tabu |
|
|---|
| Kemacetan di Ketapang Semakin Panjang, Mencapai 15 KM, Terbentang di Jalur Situbondo-Banyuwangi |
|
|---|
| Arus Balik Masih Tinggi, 434 Ribu Penumpang Padati Stasiun Kediri hingga Madiun Selama Lebaran 2026 |
|
|---|
| Nekat Terbang saat Lebaran Ketupat, Belasan Balon Udara di Jogoroto Jombang Disita Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/EVENT-PENUTUP-FESTIVAL-KUPATAN-Satu-diantara-pelengkap-rangkaian-event.jpg)