Lebaran 2026

Libur Lebaran 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata Keluarga dan Religi di Lamongan, WBL Jadi Favorit

Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata selama libur Lebaran menunjukkan bahwa  pariwisata di Lamongan mulai pulih dan  diminati

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Hanif Manshuri
EVENT PENUTUP FESTIVAL KUPATAN. Satu diantara pelengkap rangkaian event tahunan menjadi pamungkas libur Lebaran 2026 yang mendukung jumlah kunjungan wisata di pantura Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (28/3/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Kunjungan wisata di Kabupaten Lamongan selama libur Lebaran 2026 mencapai 22.197 orang, menandakan sektor pariwisata mulai pulih.
  • Destinasi favorit meliputi Wisata Bahari Lamongan, Maharani Zoo, serta wisata religi seperti Makam Sunan Drajat.
  • Pemerintah berupaya meningkatkan kualitas layanan, keamanan, dan promosi, serta menggelar event seperti Festival Kupatan untuk mendorong kunjungan wisata.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN  – Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata selama libur Lebaran menunjukkan bahwa  pariwisata di Lamongan mulai pulih dan  diminati masyarakat

Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Lamongan mencatat ada puluhan ribu  pengunjung ke sejumlah destinasi wisata selama libur Lebaran 2026.

Kepala Disbudporapar Lamongan, Siti Rubikah, mengatakan puluhan ribu kunjungan tersebut tersebar di 12 objek wisata unggulan yang dikelola pemerintah daerah maupun mitra swasta.

“Yang menjadi favorit, Wisata Bahari Lamongan (WBL), Maharani Zoo, Pantai Klayar, Tanjung Kodok, serta wisata religi seperti Makam Maulana Ishaq dan Sunan Drajat yang ada di pasisir utara, "  ujar Rubikah, kepada SURYA, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Ribuan Pemudik Padati Stasiun Mojokerto di Akhir Libur Lebaran

Selain kawasan pantura, sejumlah tempat wisata lain juga menjadi tujuan berwisata  selama libur panjang tersebut, ada  Waduk Gondang, Bukit Kapur Sekapuk, Pantai Kutang, Museum Sunan Drajat, Wisata Edukasi Gondang (WEGO), hingga Istana Gunung Mas di Mantup.

Ia menilai tingginya kunjungan wisata selama libur Lebaran menunjukkan sektor pariwisata di Lamongan mulai pulih dan semakin diminati masyarakat.

Menurutnya, wisatawan tidak hanya datang dari Lamongan, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur seperti Gresik, Surabaya, Tuban, Bojonegoro, hingga Mojokerto.

“Libur Lebaran tahun ini menjadi momentum kebangkitan pariwisata Lamongan. Tingginya kunjungan menunjukkan masyarakat masih menjadikan Lamongan sebagai tujuan wisata keluarga dan religi. 

Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, kebersihan, keamanan, serta menambah atraksi agar wisatawan betah dan ingin kembali berkunjung,” kata Rubikah.

Ia menambahkan, destinasi wisata di wilayah pesisir utara Lamongan masih menjadi magnet utama karena memiliki banyak pilihan wisata dalam satu kawasan, mulai dari wisata bahari, religi, hingga kuliner khas.

“Pengunjung biasanya tidak hanya datang ke satu tempat. Setelah berwisata ke kawasan pantai atau WBL, mereka melanjutkan ziarah ke Sunan Drajat atau membeli oleh-oleh khas Lamongan. Ini berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Disbudporapar melibatkan personel  TNI, Polri, dan instansi terkait untuk memperkuat keamanan  di seluruh objek wisata. Pengawasan dilakukan mulai dari aspek keselamatan wahana, kelayakan fasilitas, hingga pengaturan arus pengunjung.


Pihaknya menargetkan tren kunjungan wisata tersebut dapat terus meningkat melalui penguatan promosi,  pengembangan destinasi wisata daerah dan event tahunan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved