Tebing Setinggi 20 Meter Longsor, Jalan Dusun Ngrejeng–Turi Tulungagung Tertutup Total

Longsor menyebabkan jalan penghubung Dusun Ngrejeng dan Dusun Turi tertutup total akibat longsor

Penulis: David Yohanes | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
TERTUTUP LONGSOR - Jalan penghubung antar dusun di Desa Geger, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang tertutup material longsor, Jumat (3/4/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung menurunkan alat berat untuk membuka akses ini.  

Ringkasan Berita:
  • Longsor menutup total akses jalan antar dusun di Kecamatan Sendang. 
  • Diduga dipicu hujan deras selama dua hari berturut-turut. 
  • Sejumlah wilayah lain juga terdampak longsor dan angin kencang.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Sebuah tebing longsor di Dusun Ngrejeng, Desa Geger, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menutup total akses jalan penghubung antar dusun pada Sabtu (3/4/2026) siang.

Longsor menyebabkan jalan penghubung Dusun Ngrejeng dan Dusun Turi tertutup total.

Panjang jalan yang tertutup sekitar 20 meter, ketebalan material longsor sekitar 3 meter, dan lebar jalan sekitar 4 meter.

Sedangkan tebing yang longsor setinggi kira-kira 20 meter.

Baca juga: Sendang Nambi Rusak Diterjang Longsor, Ratusan Warga Desa di Mojokerto Bergantung Bantuan Air Bersih

Jalan Tertutup Lokal

“Malam ini kami datangkan alat berat ke lokasi. Pembersihan dilakukan besok pagi, karena bahaya kalau dikerjakan malam,” jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmaji.

Sebelumnya di kawasan desa ini turun hujan deras selama 2 hari berturut-turut.

Diduga karena akumulasi air hujan, tebing menjadi rapuh dan akhirnya longsor.

Baca juga: Balon Udara Meledak di Atap Rumah Warga Tulungagung, Genteng 4 Ruangan Hancur Berantakan

Longsor terjadi saat tidak sedang turun hujan, dan saat tidak ada warga yang melintas di jalan.

“Setelah terjadi longsor baru terjadi hujan deras. Jadi dimungkinkan longsor terjadi karena dampak hujan deras hari-hari sebelumnya,” tambahnya.

Warga tidak berani menyingkirkan material longsor, karena tebing di atasnya masih rawan.

Dipicu Hujan Deras

Dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan, sehingga membahayakan warga jika dikerjakan manual.

Lokasi longsor ini jauh dari permukiman sehingga tidak mengganggu rumah warga.

Namun di bagian atas tebing ada kandang ternak kambing yang nyaris ikut longsor.

“Untuk saat ini masih relatif aman, karena cukup jauh dari rumah-rumah warga,” tegasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved