Stok LPG 3 Kg di Jatim

Lima Hari LPG 3 Kg Langka di Tuban, Warga Terpaksa Masak Pakai Kayu Bakar

Kelangkaan LPG 3 kilogram terjadi di sejumlah wilayah di Tuban dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat warga harus mengantre

Tayang:
Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Muhammad Nurkholis
ANTREAN PEMBELI LPG - Warga mengantre panjang sambil membawa tabung LPG 3 kilogram di sebuah pangkalan di Kelurahan Karangsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, akibat kelangkaan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Beberapa warga bahkan datang sejak pagi untuk mendapatkan gas bersubsidi tersebut. 

 

Ringkasan Berita:
  • Warga Tuban mengalami kelangkaan LPG 3 kg hingga harus antre panjang di pangkalan.
  • Kelangkaan sudah terjadi sekitar lima hari, bahkan ada warga yang pulang tanpa mendapatkan LPG.
  • Harga LPG melonjak di tingkat pengecer hingga Rp25–27 ribu, di atas harga normal.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN – Kelangkaan LPG 3 kilogram terjadi di sejumlah wilayah di Tuban dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat warga harus mengantre panjang di pangkalan demi mendapatkan gas subsidi tersebut.

Seperti yang terlihat di pangkalan LPG di Kelurahan Karangsari, Sabtu (4/4/2026), warga rela menunggu sejak pagi hari untuk mendapatkan LPG 3 kilogram karena kelangkaan yang telah dirasakan warga beberapa hari terakhir.

Inawaroh, warga setempat, menyebutkan bahwa kelangkaan ini sudah terjadi sekitar lima hari terakhir. Untuk menyiasati agar dapur tetap ngebul, ia terpaksa memasak menggunakan kayu bakar.

“Terpaksa masak pakai kayu bakar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dirinya telah mengantre sejak pukul 07.00 WIB, namun tidak kebagian dan harus pulang dengan tangan kosong.

“Saya tidak dapat, terpaksa pulang bawa tabung kosong,” imbuhnya.

Hal ini juga dirasakan warga lain. Salah satu warga yang turut mengantre LPG tiga kilogram, Syafi’i (54), asal Sidomulyo, Tuban, mengatakan bahwa kelangkaan sudah terjadi beberapa hari terakhir.

Baca juga: Buntut Kelangkaan LPG, DPRD Tuban Minta Pertamina Buktikan Stok Aman dalam Sepekan

Bahkan, karena sulitnya mendapatkan LPG, ia rela membeli dengan harga jauh di atas HET.

“Biasanya harga Rp20 ribu sampai Rp21 ribu. Sempat naik jadi Rp25 ribu sampai Rp27 ribu,” ujarnya.

Menurutnya, LPG sangat ia butuhkan untuk menjalankan usahanya pindang ikan. Sebab, dalam kondisi normal ia membutuhkan dua tabung LPG 3 kilogram setiap hari. Jika terjadi kelangkaan, hal ini akan mengganggu jalannya usahanya.

Sementara itu, pemilik pangkalan LPG, Andi Mustami, menyatakan bahwa stok sebenarnya dalam kondisi aman. Namun, terjadi lonjakan permintaan dalam tiga hari terakhir yang menyebabkan distribusi cepat habis.

“Barang datang langsung disalurkan, biasanya dua jam sudah habis. Ini baru tiga hari ada gejolak. Senin depan akan ada kiriman lagi. Harga di pangkalan Rp18 ribu,” ujarnya.

Baca juga: LPG 3 Kg Kembali Langka di Tuban, Pedagang Gorengan Terancam Berhenti Jualan

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved