Program JAMULA 2026: Pemkab Lamongan Kucurkan Rp50 Miliar untuk Muluskan 55 Ruas Jalan

Pemkab Lamongan kembali melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2026 melalui program prioritas Jalan Mantap dan Alus Lamongan (JAMULA)

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sudarma Adi
Tribun Jatim Network/Hanif Manshuri
TINJAU - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dan Wakil Bupati, Dirham Akbar Aksara meninjau pembangunan  salah satu ruas jalan di Plembon Sukodadi 

Ringkasan Berita:
  • Anggaran: Rp50 Miliar dialokasikan untuk program JAMULA 2026.
  • Volume Kerja: 55 ruas jalan kabupaten (35,1 km) ditangani tahun ini.
  • Progres: 29 ruas mulai dikerjakan, sisanya dalam tahap lelang.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Pemkab Lamongan kembali melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2026 melalui program prioritas Jalan Mantap dan Alus Lamongan (JAMULA)

Program dengan alokasi anggaran Rp 50 miliar tersebut menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai kawasan.

Melalui program ini, sebanyak 55 ruas jalan kabupaten dan ruas strategis penghubung antar kecamatan ditangani dengan total panjang mencapai 35,1 kilometer. 

Baca juga: Imbas Penggantian Jembatan Kesambi Pucuk, Ruas Babat-Lamongan Bakal Terapkan Contra Flow

Target Kemantapan Jalan Capai 61 Persen

Ruas-ruas yang dikerjakan tersebar di sejumlah wilayah yang selama ini menjadi jalur penting aktivitas masyarakat, baik untuk akses pendidikan, perdagangan, pertanian, hingga distribusi hasil produksi, " kata Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau ruas jalan yang sedang dibangun, Rabu (8/4/2026).

Pemkab Lamongan menargetkan pembangunan jalan tersebut mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Jalan yang lebih baik akan mempercepat arus barang dan jasa, memangkas waktu tempuh, serta membuka akses yang lebih luas menuju sentra-sentra produksi dan kawasan pertumbuhan baru.

Saat ini, dari total 55 ruas jalan yang menjadi prioritas, sebanyak 29 ruas telah memasuki tahap pekerjaan di lapangan. Pengerjaan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik dengan menyesuaikan kondisi wilayah dan tingkat kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, ruas jalan lainnya masih berada dalam proses lelang atau tender. Setelah seluruh tahapan administrasi selesai, ruas-ruas tersebut akan segera dikerjakan agar target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pemkab Lamongan menegaskan bahwa pelaksanaan program JAMULA tahun 2026 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan.

 Karena itu, selain pembangunan dan peningkatan jalan, pemerintah daerah juga menyiapkan pemeliharaan rutin agar kondisi jalan tetap terjaga dalam jangka panjang.

Melalui pelaksanaan program ini, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Lamongan ditargetkan meningkat hingga mencapai 61 persen. 

"Angka tersebut menjadi indikator penting dalam upaya pemerintah memperluas aksesibilitas masyarakat dan memastikan seluruh wilayah memiliki infrastruktur yang layak, " tambah Kaji Yes.

Baca juga: Libur Lebaran 2026, Wisata di Lamongan Dipadati 62 Ribu Lebih Pengunjung, Wisata Religi Juga Ramai

Sisanya diproyeksikan akan diselesaikan pada tahun-tahun depan dengan harapan tidak ada kebijakan pusat yang mempengaruhi perencanaan yang sudah ada.

Pemkab Lamongan menilai, peningkatan kemantapan jalan akan membawa banyak manfaat. Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan jalan yang baik juga diharapkan mampu menurunkan biaya transportasi, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta mendukung perkembangan sektor usaha kecil dan menengah.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved