Wabup Bojonegoro Soroti Ribuan Anak Putus Sekolah, Kepala Sekolah Diberi Target
Persoalan anak tidak bersekolah di Kabupaten Bojonegoro menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Tercatat 5.610 anak di Bojonegoro belum bersekolah hingga April 2026.
- Kepala sekolah diminta aktif memastikan anak kembali mengenyam pendidikan.
- Ada sanksi tegas berupa pengunduran diri atau demosi jika target tidak tercapai.
Laporan Wartawan Tribunjatim Network Misbahul Munir
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Sebanyak 5.610 anak di Kabupaten Bojonegoro tercatat tidak bersekolah hingga April 2026.
Fakta tersebut diungkapkan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah saat memberikan arahan kepada 214 calon kepala SDN dan SMPN se-Bojonegoro, Rabu (8/4/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Angling Dharma, Pemkab Bojonegoro itu, Nurul Azizah menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai garda terdepan dalam menuntaskan persoalan pendidikan.
Ia menegaskan, para calon kepala sekolah harus mampu memastikan ribuan anak tidak bersekolah tersebut untuk kembali belajar mengenyam pendidikan dibangku sekolah.
“Kepala sekolah harus hadir sebagai pemimpin yang sigap, peduli, dan mampu memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikannya,” tegasnya.
Baca juga: Sosok Daffa Bocah Jenius dari Bojonegoro, Gemar Belajar Mesin & Oprek Elektronik dari Umur 3
Target Tegas dan Sanksi
Tak hanya itu, Nurul Azizah juga meminta para calon kepala sekolah untuk menuntaskan persoalan tersebut. Ia bahkan memasang target tegas yang harus dicapai.
Konsekuensi yang dimaksud, lanjut dia, yakni kepala sekolah yang bersangkutan diminta mengundurkan diri dari jabatannya atau menerima demosi.
“Bagi yang tidak memenuhi target, harus siap dengan konsekuensinya,” ujarnya.
Baca juga: Proyek Bendungan Karangnongko Bojonegoro Terancam Molor hingga 2030, Warga Minta Kejelasan
Menurutnya, kepala sekolah tidak boleh ragu dalam mengemban amanah. Harus siap bekerja cepat, bergerak, dan menyelesaikan persoalan anak tidak sekolah di wilayah masing-masing.
Lebih jauh, Nurul Azizah menegaskan bahwa angka 5.610 anak tidak sekolah bukan sekadar data statistik, melainkan tanggung jawab bersama yang harus segera dituntaskan.
“Mari kita wujudkan Bojonegoro yang lebih maju melalui pendidikan yang merata,” pungkasnya.
Wakil Bupati Bojonegoro
Nurul Azizah
Kepala Sekolah
berita Bojonegoro
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Campus League Season 1 Resmi Dimulai, Tim Luar Jawa Ikut Panaskan Regional Surabaya |
|
|---|
| Penyebab Alberto Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Dewa United |
|
|---|
| Dulu Terkenal Jadi Paranormal, Mbah Mijan Kini Tekuni Akupuntur Hingga ke China |
|
|---|
| Terdakwa Noel Ebenezer Ngaku Pendukung Prabowo Lalu Sebut Koruptor Pantas Dihukum Mati |
|
|---|
| Sosok Kepsek Diduga Terlibat Penipuan Rp 97 Juta pada Proyek Dapur MBG, Tak Kunjung Kembalikan Uang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Bojonegoro-Nurul-Azizah-saat-memberikan-arahan-kepada-214-calon.jpg)