Ramalan Cuaca Jatim

Ramalan Cuaca Jatim Jumat 24 April 2026 Mayoritas Cerah Berawan, Sebagian Hujan Ringan

Ramalan cuaca Jatim Jumat 24 April 2026, sejumlah wilayah di Jawa Timur mengalami hujan ringan. Namun mayoritas cenderung cerah dan berawan.

Editor: Torik Aqua
Tribun jatim/thoriq
CUACA - Ilustrasi cuaca mendung. Simak ramalan cuaca Jatim Jumat 24 April 2026. Sejumlah wilayah di Jawa Timur hujan ringan, mayoritas cerah berawan. 

Ringkasan Berita:
  1. Masyarakat Jatim diimbau perhatikan potensi hujan ringan.
  2. Beberapa daerah seperti Malang, Kediri, Bangkalan alami hujan.
  3. Mayoritas wilayah Jatim tetap cerah berawan sepanjang hari.

 

TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini ramalan cuaca Jatim pada Jumat 24 April 2026.

Sejumlah wilayah di Jawa Timur mengalami hujan ringan.

Namun mayoritas cenderung cerah dan berawan.

Di antaranya wilayah yang mengalami hujan ringan adalah Tulungagung, Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Kota Malang, Kota Kediri, Kota Batu, Kediri, Jombang, Bojonegoro dan Bangkalan.

Baca juga: Ramalan Cuaca Jatim Senin 20 April 2026, Hampir Semua Daerah Cerah, Jember Hujan Petir

Ramalan cuaca Jatim ini dilansir dari situs BMKG

Daerah yang Diprediksi Hujan Ringan

Berdasarkan laman resmi BMKG, tidak ada daerah yang diprediksi diguyur hujan ringan.

Suhu Udara di Jawa Timur

  • Sumenep: 25–32°C, menjadi daerah paling panas.
  • Kota Batu: 16–22°C, tercatat sebagai daerah terdingin.
  • Rata-rata suhu udara di Jawa Timur hari ini: 24–32°C.

Awal Musim Kemarau di Jatim Diprediksi Mundur

Musim kemarau tahun 2026 di Jawa Timur diperkirakan akan berlangsung lebih panjang dan cenderung lebih kering dari biasanya.

Hal ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Timur.

Kondisi tersebut berkaitan dengan potensi munculnya fenomena El Niño pada pertengahan tahun, yang dapat memperkuat dampak kekeringan di berbagai wilayah.

Karena itu, langkah antisipasi sejak dini dinilai penting, terutama untuk sektor pertanian dan pengelolaan sumber daya air.

Berdasarkan analisis BMKG di akun Instagram @infobmkgjuanda, sekitar 75,5 persen wilayah Jawa Timur berpotensi mengalami curah hujan di bawah normal. 

Artinya, sebagian besar daerah akan menghadapi musim kemarau yang lebih kering, dengan risiko yang meningkat terhadap kekurangan air dan kebakaran lahan.

Puncak kemarau diprediksi terjadi pada Agustus 2026, saat puluhan Zona Musim mencapai kondisi paling kering.

Selain itu, awal musim kemarau di beberapa wilayah juga diperkirakan mengalami keterlambatan atau mundur dibandingkan pola biasanya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved