Berita Bondowoso

Satu Kelas SDN Banyutputih 1 Ambruk Karena Lapuk, Siswa Terpaksa Harus Belajar di Tempat Lain

Sebuah ruang kelas di SDN Banyuputih 1, Kecamatan Wringin, Bondowoso ambruk pada 23 April 2026.

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Sinca Ari Pangistu
AMBRUK - Atap ruang kelas di SDN Banyuputih, Kecamatan Wringin Bondowoso ambruk pada 23 April 2026. Kini pelajar kelas III di SD tersebut dipindahkan sementara ke kelas lain. 

Ringkasan Berita:
  • Atap ruang kelas di SDN Banyuputih 1 ambruk pada 23 April 2026, diduga karena kayu atap sudah lapuk; kejadian terjadi malam hari sehingga tidak ada korban.
  • Puluhan siswa terdampak dipindahkan ke ruang lain untuk belajar, sementara usulan perbaikan sebenarnya sudah diajukan sejak sekitar tiga tahun lalu namun belum terealisasi.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Sinca Ari Pangistu


TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Sebuah ruang kelas di SDN Banyuputih 1, Kecamatan Wringin, Bondowoso ambruk pada 23 April 2026.

Ambruknya atap ruang kelas  itu terjadi saat malam hari. Sehingga dipastikan tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Menurut Kepala Desa Banyuputih, Ahmad Syahid, diduga kondisi kayu di bagian atap ruang kelas sudah lapuk. Sehingga terjadi peristiwa tersebut.

Sebenarnya, pihak sekolah sudah mengajukan perbaikan ke Pemerintah Daerah sejak tiga tahun lalu. Namun tak kunjung terealisasi.

Baca juga: Kelas SDN Pangelen 1 Sampang Ambruk Diterjang Hujan, Siswa Terpaksa Belajar Bergantian

"Itu sebenarnya sudah diajukan berapa tahun ya mungkin tiga tahun lalu (perbaikan, red)," jelasnya dikonfirmasi pada Senin (27/4/2026).

Kini puluhan pelajar kelas III di ruang kelas tersebut, terpaksa dialihkan ke ruangan lain untuk mengikuti proses belajar mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, membenarkan kejadian itu. Laporan tersebut telah tersampaikan ke dinasnya berikut langkah penyelamatan untuk belajar mengajar siswa sudah dilakukan. Seperti memindahkan ruang belajar siswa terdampak.

"Rescue penyelamatan sudah kita lakukan, seperti memindah tempat belajar," jelasnya.

Ia mengatakan perbaikan satu ruang kelas yang ambruk di SDN Banyuputih 1 ini diperkirakan memerlukan anggaran sekitar Rp800 juta. Karena kondisinya yang parah.

Namun begitu pihaknya tak bisa langsung melakukan perbaikan. Karena kondisi anggaran  saat ini yang masih efisiensi.

Sebenarnya, kata Taufan tercatat ada 12 sekolah sepanjang 2026 ini yang dilaporkan ambruk dan memerlukan perbaikan.

Di Kecamatan Wringin saja ada SDN Banyuwulu 4, SDN Banyuputih 1, serta SDN Banyuwulu 2.

"Sampai sekarang sudah ada 12 di Bondowoso yang ambruk," jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved