Berita Lumajang
Dua Begal yang Bikin Onar di JLS Lumajang Ditangkap Polisi, Ada yang Masih Berumur 15 Tahun
Polisi berhasil meringkus dua terduga pelaku begal terhadap Muhamad Taufik di jembatan Jalur Lintas Selatan (JLS) Desa Desa Wotgalih
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Polisi menangkap 2 dari 4 terduga pelaku begal di JLS Lumajang (NH, 24 tahun dan MH, 15 tahun); 2 pelaku lainnya masih diburu.
- Pelaku menganiaya korban dengan pisau namun korban berhasil menghindar; motif masih didalami melalui pemeriksaan terpisah.
- Barang bukti yang diamankan antara lain pisau, motor Honda Beat hasil begal, serta pakaian milik pelaku.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Imam Nawawi
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, LUMAJANG - Polisi berhasil meringkus dua terduga pelaku begal terhadap Muhamad Taufik di jembatan Jalur Lintas Selatan (JLS) Desa Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Dua pelaku tersebut berinisial NH usia 24 tahun dan MH umur 15 tahun. Mereka diciduk polisi di rumahnya kawasan Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh Lumajang.
Kasubsi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto mengungkapkan berdasarkan keterangan mereka, jumlah pelaku pencurian dengan kekerasan di JLS tersebut ada empat orang.
"Dua yang sudah berhasil kami amankan, dan dua sisanya masih dalam pengejaran rekan rekan Resmob Lumajang," ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, para tersangka yang telah diamankan ini masih diinterogasi penyidik secara terpisah, hal tersebut untuk mendalami motif mereka merampas sepeda motor korban.
"Saat ini masih dilakukan penyelidikan dan penyidikan yang dilaksanakan Satreskrim Polres Lumajang. Karena yang satu pelaku masih berumur 15 tahun," kata pria yang akrab disapa Prapto ini.
Beberapa barang bukti yang diamankan di rumah para pelaku, diantarnya satu buah pisau serta sepeda motor Honda Beat hasil begalan.
Baca juga: Probolinggo Darurat Begal, DPRD Dorong Pemasangan CCTV di Titik Rawan
"Serta satu bulan sarung, satu buah kaos yang merupakan pakaian milik terduga pelaku," imbuh Prapto.
Prapto mengungkapkan, pelaku sempat melayangkan pisau saat melakukan penganiayaan, tetapi korban bisa menghindari senjata tajam tersebut.
"Si korban ini berhasil menghindar sehingga tidak sampai luka," bebernya.
Selain itu, Prapto mengaku juga masih menggali informasi hubungan pelaku dengan pacar korban, sebab mereka pernah peserta miras bersama.
"Masih kami dalami kenalnya sebatas apa, kenal yang bagaimana. Mungkin nanti kami update kembali perkembangannya," ucapnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Sosok Sebenarnya Penganiaya Kades Pakel Lumajang, Polisi: Tidak Penuhi Syarat Restorative Justice |
|
|---|
| Dahului Bus, Emak-emak di Lumajang Bernasib Nahas seusai Tabrak Truk yang Sedang Parkir |
|
|---|
| Apes, Kehilangan Bentornya, Pria Lumajang Malah Diminta Bayar Gadai Rp 1 juta |
|
|---|
| Kades Pakel Lumajang Ajukan Damai dengan 10 Penganiaya, Polisi Buka Suara, Kasus Berlanjut? |
|
|---|
| Daftar 8 Pelaku Pembacokan Kades di Lumajang yang Tak Ditahan, Sampurno Hanya Mau Bersalawat Bareng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/BEGAL-DITANGKAP-Polisi-amankan-pelaku-begal-di-Desa-Desa-Pandanarum.jpg)