Piala Dunia 2026

Profil Timnas Belgia, Datang dengan Wajah Baru Red Devils Usung Misi Tebus Kegagalan

Red Devils siap bangkit di panggung dunia! Timnas Belgia memburu kejayaan baru dan ingin menebus kegagalan di Piala Dunia FIFA 2026.

Tayang:
Penulis: Regha Ayunda Bella | Editor: Mujib Anwar
Twitter/X/BelRedDevils
PROFIL TIMNAS BELGIA - Timnas Belgia siap tampil di Piala Dunia 2026 dengan semangat kebangkitan bersama generasi baru Red Devils. Belgia masih mengandalkan pemain senior seperti Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku, serta diperkuat talenta muda potensial di bawah arahan pelatih Rudi Garcia. 
Ringkasan Berita:
  • Belgia akan menjalani penampilan ke-15 di Piala Dunia dan menatap edisi 2026 dengan misi bangkit setelah tersingkir di fase grup Qatar 2022.
  • Kehadiran Rudi Garcia sebagai pelatih anyar membawa harapan baru bagi Belgia untuk membangun kembali kekuatan tim melalui kombinasi pemain senior dan talenta muda.
  • Belgia masih mengandalkan Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku, serta diperkuat Jeremy Doku dan Amadou Onana untuk bersaing di Piala Dunia 2026.

 

TRIBUNJATIM.COMTimnas Belgia kembali bersiap tampil di panggung sepak bola terbesar dunia pada Piala Dunia 2026.

Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu menjadi penampilan ke-15 Belgia sepanjang sejarah sekaligus edisi keempat berturut-turut bagi The Red Devils.

Belgia datang dengan misi besar untuk menghapus luka mendalam usai kegagalan di Piala Dunia 2022 Qatar. Saat itu, Belgia secara mengejutkan tersingkir pada fase grup meskipun berstatus salah satu tim unggulan dunia.

Kini, Belgia memasuki fase baru. Generasi emas yang pernah membawa mereka finis peringkat ketiga di Piala Dunia 2018 mulai berganti wajah.

Meski demikian, beberapa pemain senior seperti Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, hingga Thibaut Courtois masih menjadi tulang punggung skuad.

Belgia tetap dianggap sebagai salah satu tim kuat Eropa meski performanya sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Kehadiran pelatih anyar Rudi Garcia diharapkan mampu mengembalikan mentalitas dan daya saing Red Devils.

Dengan format baru 48 peserta, Belgia punya peluang besar untuk kembali melangkah jauh. Namun, perjalanan mereka dipastikan tidak mudah karena tekanan publik untuk bangkit dari keterpurukan masih sangat besar.

Ambisi Bangkit Kebangkitan Belgia

Piala Dunia 2022 menjadi salah satu periode paling mengecewakan dalam sejarah modern sepak bola Belgia.

Setelah tampil luar biasa pada edisi 2018 di Rusia, publik berharap Belgia bisa kembali bersaing di level tertinggi. Namun kenyataannya, mereka justru gagal lolos dari fase grup.

Dilansir dari fifa.com, Belgia hanya meraih satu kemenangan di Qatar 2022, yakni saat mengalahkan Kanada 1-0 melalui gol Michy Batshuayi. Setelah itu, mereka kalah dari Maroko dan bermain imbang tanpa gol melawan Kroasia.

Kegagalan tersebut sekaligus dianggap sebagai akhir dari era generasi emas Belgia yang selama bertahun-tahun dihuni nama besar seperti Eden Hazard, Jan Vertonghen, hingga Axel Witsel.

Bahkan, performa Belgia kala itu mendapat banyak kritik karena dianggap kehilangan semangat bertanding.

Meski begitu, Belgia kini mencoba membuka lembaran baru. Piala Dunia 2026 menjadi momentum kebangkitan sekaligus pembuktian bahwa Belgia belum habis sebagai kekuatan besar sepak bola Eropa.

Baca juga: Profil Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Misi Generasi Emas The Three Lions Akhiri Puasa 60 Tahun

Sentuhan Rudi Garcia 

Era baru Belgia dimulai ketika Rudi Garcia ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Januari 2025 menggantikan Domenico Tedesco.

Pelatih asal Prancis tersebut datang dengan misi menstabilkan performa tim sekaligus memimpin regenerasi skuad.

Garcia langsung menghadapi tantangan berat pada UEFA Nations League saat Belgia harus melawan Ukraina.

Setelah kalah 1-3 di leg pertama, Belgia berhasil bangkit dan menang 3-0 pada leg kedua berkat performa gemilang Romelu Lukaku.

Kemenangan tersebut menjadi titik balik kepercayaan diri Belgia. Garcia kemudian sukses membawa timnya lolos ke Piala Dunia 2026 setelah finis sebagai juara Grup J kualifikasi zona Eropa dengan catatan lima kemenangan dan tiga hasil imbang.

Pengalaman Garcia di level klub juga menjadi alasan utama Belgia menunjuknya sebagai pelatih.

Ia pernah membawa Lille meraih gelar Ligue 1 dan Coupe de France, serta melatih klub besar seperti AS Roma, Marseille, Lyon, hingga Napoli.

Baca juga: Profil Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Der Panzer Si Raja Fase Gugur yang Ingin Bangkit

Belgia Mulai Bersinar

Meski era generasi emas mulai memudar, Belgia tetap memiliki banyak pemain muda potensial.

Nama-nama seperti Jeremy Doku, Amadou Onana, Zeno Debast, Romeo Lavia hingga Jorthy Mokio mulai diproyeksikan menjadi fondasi baru Red Devils.

Para pemain muda tersebut dinilai memiliki kualitas besar dan pengalaman bermain di level tinggi sejak usia muda.

Mereka hanya membutuhkan panggung besar seperti Piala Dunia untuk membuktikan kapasitasnya.

Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku juga masih memiliki peran penting, bukan hanya sebagai pemain inti tetapi juga mentor bagi generasi baru Belgia.

Kehadiran pemain senior dianggap penting untuk menjaga keseimbangan skuad di tengah proses regenerasi.

Meski lini pertahanan Belgia masih kerap mendapat sorotan, optimisme tetap tinggi. Legenda Belgia Jean-Marie Pfaff bahkan menyebut “sesuatu yang besar bisa terjadi lagi di Belgia” apabila regenerasi berjalan dengan baik.

Baca juga: Profil Timnas Swiss, Spirit Underdog yang Siap Taklukkan Raksasa Sepakbola di Piala Dunia 2026

Sejarah Belgia di Piala Dunia

Belgia termasuk salah satu negara yang memiliki sejarah panjang di Piala Dunia. Belgia sudah tampil sejak edisi perdana Piala Dunia tahun 1930 di Uruguay.

Prestasi terbaik Belgia terjadi pada Piala Dunia 2018 di Rusia ketika mereka berhasil finis di posisi ketiga setelah mengalahkan Inggris pada perebutan tempat ketiga.

Sebelumnya, pencapaian terbaik Belgia adalah peringkat keempat pada Piala Dunia 1986.

Momen paling berkesan Belgia terjadi saat melakukan comeback dramatis melawan Jepang di babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Sempat tertinggal 0-2, Belgia berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 melalui gol kemenangan di detik terakhir pertandingan.

Selain itu, Belgia juga pernah menciptakan kejutan besar saat menyingkirkan Brasil di perempat final Piala Dunia 2018.

Penampilan heroik Thibaut Courtois dan kekuatan kolektif tim membuat Belgia kala itu disebut sebagai salah satu tim terbaik dunia.

Baca juga: Profil Timnas Spanyol, Modal Impresif Juara EURO La Roja Andalkan Perpaduan Pemain Muda dan Senior

Pemain Ikonik Belgia

Dalam sejarah Piala Dunia, Romelu Lukaku menjadi salah satu pemain tersubur Belgia dengan torehan lima gol, sejajar dengan Marc Wilmots. Lukaku mencetak sebagian besar golnya saat Belgia tampil di Rusia 2018.

Sementara itu, Enzo Scifo masih tercatat sebagai pemain Belgia dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia. Maestro lini tengah tersebut tampil dalam 17 pertandingan pada empat edisi berbeda.

Belgia juga memiliki sejumlah kemenangan besar di Piala Dunia, termasuk kemenangan 5-2 atas Tunisia pada 2018 dan kemenangan 3-0 melawan Panama di turnamen yang sama.

Kini, publik Belgia berharap generasi baru mereka mampu melampaui pencapaian para pendahulunya.

Dengan perpaduan pemain senior dan talenta muda, Belgia masih menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2026.

Jadwal Belgia di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026: Belgia vs Mesir - Stadion Seattle

21 Juni 2026: Belgia vs Iran - Stadion Los Angeles

26 Juni 2026: Selandia Baru vs Belgia - BC Plae Vancouver

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved