Jalan Rusak di Lumajang Mulai Ditangani Lewat Program Ngapling
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur canangkan program Ngapling, untuk percepatan penanganan jalan rusak berskala kecil.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Pemkab Lumajang meluncurkan program Ngapling untuk mempercepat perbaikan jalan rusak ringan dengan tingkat kerusakan di bawah 15 persen.
- Program ini bertujuan mencegah kerusakan jalan menjadi lebih parah sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengendara.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi
TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur canangkan program Ngapling, untuk percepatan penanganan jalan rusak berskala kecil.
Program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan, guna mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Ngapling dilakukan untuk menangani ruas jalan yang kerusakannya masih di bawah 15 persen. Tujuannya agar kerusakan itu tidak berkembang menjadi lebih parah," ujar Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Lumajang, Heri Kuriniawan, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, apabila kerusakan jalan sudah lebih 15 persen, maka penanganannya tidak lagi masuk kategori Ngapling melainkan melalui penanganan dengan metode lain yang lebih besar.
Heri menempatkan, program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas jalan, agar pengendara merasa aman dan nyaman saat mengaspal.
Baca juga: Baru 15 Persen Warga Usia Kerja di Lumajang Terlindungi Jamsostek
“Kalau sudah di ngaping, kualitas jalan menjadi lebih baik. Pengendara juga lebih nyaman dan risiko kecelakaan akibat jalan rusak bisa diminimalkan,” katanya.
Lebih lanjut, Heri mengaku telah menerjunkan tim Ngaping di beberapa wilayah Kabupaten Lumajang, diantarnya di Kecamatan Sukodono, Klakah, Pasirian, Yosowilangun hingga wilayah kota.
“Setiap korwil memiliki tim ngaping sendiri. Jadi pengerjaan dilakukan rutin setiap hari, baik survei maupun penanganan di lapangan,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengatakan infrastruktur jalan memiliki peran vital untung memperlancar distribusi barang dan jasa. Sehingga hal itu akan menggetarkan ekonomi masyarakat.
“Perbaikan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tapi membuka akses dan mempercepat pergerakan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
| Baru 15 Persen Warga Usia Kerja di Lumajang Terlindungi Jamsostek |
|
|---|
| Jelang Hari Raya Kurban, Peternak di Lumajang Malah Bernasib Pilu, Sapi Mendadak Raib |
|
|---|
| Dana Pokir DPRD Lumajang Rp1,07 Miliar Mengalir untuk Rehab Pesantren dan Tempat Ibadah |
|
|---|
| Diiringi Kumandang Adzan, Ratusan Jemaah Haji Lumajang Resmi Diberangkatkan ke Surabaya |
|
|---|
| Cara Jemaah Haji Lumajang Agar Koper Tidak Tertukar, Gunakan Corong Air sampai Spons Mandi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tim-Ngapiling-mulai-perbaiki-asal-rusak-di-jalan-Kabupaten-Lumajang-Jawa-Timur.jpg)