Rumah Sutriyah dan Warni Mulai Berdiri Kokoh Berkat Program Rutilahi Kodim Lamongan

Kasdim 0812 Lamongan, turun langsung meninjau progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di wilayah Kecamatan Sarirejo, Sabtu (23/5/2026)

Tayang:
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Hanif Manshuri
TINJAU PEMBANGUNAN RUMAH LAYAK HUNI - Kasdim 0812 Lamongan, Mayor Cpm Marsidianto meninjau progres pembangunan rumah warga tidak mampu, Sabtu (23/5/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Kasdim 0812 Lamongan meninjau pembangunan rumah warga penerima bantuan Rutilahu.
  • Progres pembangunan dua rumah di Kecamatan Sarirejo mencapai sekitar 40 persen.
  • Program Rutilahu dilakukan melalui gotong royong antara TNI dan masyarakat.

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0812 Lamongan, turun langsung meninjau progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di wilayah Kecamatan Sarirejo, Sabtu (23/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Mayor Cpm Marsidianto bersama anggota staf teritorial Kodim 0812 Lamongan mendatangi dua lokasi pembangunan rumah milik warga, yakni rumah Sutriyah di Desa Sarirejo dan rumah Warni di Desa Simbatan.

"Progres pembangunan dua rumah tersebut kini telah mencapai sekitar 40 persen dan dinilai masih berjalan sesuai jadwal, " kata Marsidianto.

Dengan menyusuri gang desa, rombongan Kasdim mengecek langsung tahapan pembangunan mulai dari fondasi, pemasangan dinding hingga struktur atap rumah. Kehadiran mereka disambut hangat warga dan para tukang yang bergotong royong mengerjakan pembangunan.

“Alhamdulillah, progres sudah 30 persen. Pekerjaan masih on schedule, tidak ada kendala berarti di lapangan. Yang penting material cukup dan semangat gotong royong warga tetap terjaga,” ujarnya.

Baca juga: Sopir Truk Tronton di Lamongan Ditemukan Tak Sadarkan, Sempat Konsumsi Obat Nyeri

Dua Rumah Warga Masuk Program Rutilahu

Ia menegaskan, program Rutilahu bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan upaya membantu masyarakat agar memiliki hunian yang layak dan nyaman ditempati.

“Ini tentang mengembalikan martabat warga agar punya rumah yang layak. Makanya kami turun langsung, biar tahu kondisi nyata di lapangan dan bisa cepat bantu kalau ada hambatan,” tegasnya.

Kasdim memastikan pendampingan oleh Babinsa akan terus dilakukan hingga pembangunan rumah selesai dan siap ditempati warga.

“Target kami bukan hanya selesai tepat waktu, tapi juga berkualitas. Biar ibu-ibu ini bisa tinggal dengan tenang bertahun-tahun ke depan,” ujarnya.

Sutriyah, warga penerima bantuan di Desa Sarirejo mengaku bersyukur rumahnya yang sebelumnya kerap bocor saat hujan kini mulai berdiri lebih kokoh.

Baca juga: Suhu Tembus 44 Derajat, Jemaah Haji Lamongan Diminta Waspada Demensia dan Dehidrasi Jelang Armina

Tekankan Semangat Gotong Royong

“Dulu kalau hujan, air masuk ke dalam rumah. Sekarang sudah kelihatan kokoh, ” ucapnya.

Serupa disampaikan Warni, warga Desa Simbatan. Meski rumahnya masih dalam tahap pengerjaan, ia merasa senang karena nantinya dapat tinggal lebih nyaman tanpa khawatir atap bocor.

Program Rutilahu yang oleh Kodim 0812 Lamongan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu melalui pembangunan rumah layak huni berbasis gotong royong warga dan TNI. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved