Haji 2026

Suhu Tembus 44 Derajat, Jemaah Haji Lamongan Diminta Waspada Demensia dan Dehidrasi Jelang Armina

Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Mina dan Muzdalifah (Armina) pada  26 Mei 2026 mendatang

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sudarma Adi
Tribun Jatim Network/Hanif Manshuri
KEBERANGKATAN CJH LAMONGAN - Calon Jemaah Haji (CJH) Lamongan, Jawa Timur saat diberangkatkan dari Pendopo Lokatantra Lamongan, Rabu (29/4/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Puncak Haji: 26 Mei 2026 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina).
  • Kondisi Cuaca: Suhu ekstrem mencapai 43°C - 44°C di Arab Saudi.
  • Risiko Utama: Penurunan kesadaran, demensia, dan dehidrasi pada lansia/risti.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Mina dan Muzdalifah (Armina) pada  26 Mei 2026 mendatang, potensi gangguan kesehatan pada jemaah haji lanjut usia  dan kelompok risiko tinggi asal Lamongan menjadi perhatian serius petugas haji.

Suhu udara di Arab Saudi yang mencapai 43 hingga 44 derajat Celcius dinilai berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan, termasuk penurunan kesadaran hingga demensia pada jemaah dengan kondisi fisik rentan maupun penyakit bawaan.

Kepala Kantor  Kementerian Haji dan Umrah Lamongan, Abdul Ghofur meminta seluruh petugas kesehatan dan pendamping jemaah meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi para jemaah lansia dan risti menjelang Armina.

Baca juga: Disnakeswan Lamongan Pastikan Stok Hewan Kurban Aman, Siapkan 6.000 Ekor Sapi & 25.000 Kambing

Ancaman Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci

“Saat ini kondisi cuaca di Tanah Suci cukup panas, suhu sekitar 43 sampai 44 derajat Celcius. Kami menghimbau kepada tim kesehatan dan seluruh petugas haji untuk mengantisipasi jemaah risti maupun lansia agar terhindar dari demensia,” ujarnya, Sabtu  (23/5/2026).

Menurutnya, faktor usia, penyakit bawaan, serta paparan suhu panas ekstrem selama menjalankan ibadah di luar ruangan menjadi pemicu utama meningkatnya risiko gangguan kesehatan pada jemaah.

Karena itu, seluruh jemaah diminta disiplin mengikuti arahan petugas kesehatan haji di Tanah Suci, mulai menjaga pola istirahat, memperbanyak konsumsi air putih, hingga mengurangi aktivitas fisik berlebihan sebelum pelaksanaan puncak haji.

Selain itu, ketua regu, ketua rombongan, serta petugas pendamping diminta aktif memantau kondisi jemaah, terutama lansia dan kelompok risti, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila muncul tanda-tanda kelelahan maupun gangguan kesehatan akibat cuaca panas.

Baca juga: Gagal Menyalip Motor, Pelajar 13 Tahun Tewas Ditabrak Truk di Jalur Plembon-Unisda Lamongan

“Ikuti petunjuk dan himbauan dari tim kesehatan haji di Tanah Suci,” katanya.

Pihak Kementerian Haji dan Umrah Lamongan berharap seluruh jemaah tetap menjaga kesehatan dan kebugaran agar dapat mengikuti seluruh rangkaian puncak ibadah haji dengan aman, lancar, dan khusyuk. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved