Klaim Dapat Restu Bahlil, La Ode Safiul Akbar Deklarasi Maju Ketum Kosgoro 1957

La Ode Safiul Akbar resmi mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kosgoro 1957. 

Tayang:
Istimewa
DEKLARASI - La Ode Safiul Akbar mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua Umum Pimpinan Pusat PPK Kosgoro 1957. Dalam deklarasinya, La Ode mengaku telah mengantongi restu dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. 

Ringkasan Berita:
  • La Ode Safiul Akbar mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua Umum PP Kosgoro 1957. 
  • Ia mengaku telah mendapat restu dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia
  • La Ode membawa visi mengembalikan Kosgoro 1957 sebagai penggerak ekonomi kerakyatan dan akar pergerakan Golkar.

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum mengaku 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - La Ode Safiul Akbar resmi mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kosgoro 1957. 

Dalam deklarasinya, La Ode mengaku telah mengantongi restu dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk maju memimpin organisasi yang dikenal sebagai salah satu ormas pendiri Golkar tersebut.

“Ketum Bahlil sudah merestui saya maju jadi Ketum Kosgoro,” ujar La Ode Safiul Akbar kepada TribunJatim.com

Tak hanya menyatakan kesiapan maju, La Ode juga membawa visi mengembalikan Kosgoro 1957 sebagai organisasi karya yang berakar pada semangat pengabdian, kerakyatan, dan solidaritas, sekaligus menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi rakyat di tengah tantangan zaman.

Baca juga: Bangun Politik Inklusif, Golkar Jatim Serap Aspirasi Komunitas Gereja Soal Pendidikan

Ingin Hidupkan Kembali Semangat Pengabdian dan Solidaritas

“Saya tak hanya deklarasikan diri sebagai ketua umum KOSGORO 1957. Tapi juga mendeklarasikan komitmen untuk mengakarkan kembali KOSGORO 1957 sebagai Organisasi Karya sesuai tujuan sejarah dan nilai yang diwarisinya; KOSGORO 1957,” katanya.

Adalah cara berfikir, bertindak mengisi kemerdekaan. Karena sejatinya kemerdekaan tak hanya untuk direbut tapi diisi dengan karya nyata mendaulatkan kesejahteraan bangsa, bersemangatkan; Pengabdian.Kerakyatan. Solidaritas.

Sebagai tokoh yang juga lahir dari dunia usaha, La Ode Safiul Akbar meyakini bahwa organisasi yang besar adalah organisasi yang tidak pernah tercerabut dari akarnya. 

“Karena akar itulah yang memberi kekuatan sekaligus menutrisi pohon organisasi hingga berbuah kemaslahatan bagi anggota dan ekosistemnya,” urainya:

La Ode Safiul Akbar, merumuskan tantangan kompetisi global, disrupsi teknologi, ketimpangan ekonomi, krisis kaderisasi, dan perubahan sosial yang sangat cepat sebagai tantangan tatakelola sumber daya baik manusia dan alamnya.

Hal ini sangat relevan untuk dikelola KOSGORO 1957, yang tujuan dasarnya adalah mengelola bangsa yang baru merdeka agar mampu mengentaskan tantangan republik yang masih belia.

Baca juga: Kunjungi Pasuruan, Ketua Golkar Jatim Tekankan Soliditas dan Pelayanan ke Masyarakat

Soroti Pentingnya Kaderisasi dan Ekonomi Kerakyatan

Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo ini mengatakan bahwa meletakan prinsip-prinsip dasar organisasi dalam peta tantangannya.

Di tengah individualisme yang menguat, hidupkan etos gotong royong. Di tengah fragmentasi sosial, rumuskan tantangan dan harapan bersama hingga terjalin kesatuan. 

Di tengah ketidakpastian ekonomi, berdayakan organisasi untuk melahirkan solusi. Dan di tengah tantangan bangsa yang semakin kompleks, bangun kader-kader yang serbaguna: adaptif, berintegritas, dan kompeten.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved