Dini Hari Mencekam, Kandang di Ponorogo Terbakar, Pemilik dan Warga Berjibaku Selamatkan Ternak
Kepanikan terjadi di Dukuh Siwalan II, Desa Siwalan, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, saat kandang ternak milik warga terbakar
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Kebakaran melanda kandang milik Ardik Eko Setiawan (35) di Dukuh Siwalan II, Desa Siwalan, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, Kamis (4/6/2026) dini hari, menyebabkan kepanikan warga sekitar.
- Sebelum api membesar, pemilik bersama warga berhasil mengevakuasi hewan ternak, yakni 2 ekor sapi dan 15 ekor kambing. Upaya pemadaman awal dilakukan secara manual sebelum akhirnya menghubungi damkar.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kepanikan terjadi di Dukuh Siwalan II, Desa Siwalan, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, saat kandang ternak milik warga terbakar hebat pada Kamis (4/6/2026) dini hari.
Pemilik kandang bersama warga sekitar berjibaku menyelamatkan hewan ternak yang berada di dalam kandang, berhasil mengevakuasi dua ekor sapi dan 15 ekor kambing sebelum api membesar.
Kandang ternak itu milik Ardik Eko Setiawan (35) warga Dukuh Siwalan II, Desa Siwalan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jatim
“2 ekor sapi dan 13 kambing selamat mbak,” ungkap Bambang Supeno, Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol Pp) Ponorogo, Kamis pagi.
Bambang menjelaskan laporan masuk pukul 00.10 wib dan tim Damkar dan Penyelamatan tiba di lokasi 00.26 wib. Bambang mengaku saat di lokasi semua ternak telah berhasil diselamatkan.
Baca juga: Obat Nyamuk Picu Kebakaran Rumah di Banyuwangi, Kerugian Capai Puluhan Juta
“Tetapi api membesar dan kami baru selesai atau bisa menjinakkan api sekitar 1 jam lebih 10 menit. Kerugian material sekitar 15 Juta,”’papar Bambang.
Kapolsek Mlarak, AKP Hariyadi menjelaskan bahwa Khusni orang tua pemilik kandang Ardik dibangunkan tetangga, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 00.05 wib.
“Saat itu diberitahu kandang terbakar. Khusni kemudian membangunkan Ardik. Dan lalu menyelamatkan hewan ternak seperti kambing dan sapi,” paparnya.
Mereka berjibaku menyelamatkan ternak pun menyiram secara manual. Namun karena tidak berhasil akhirnya memilih untuk menelepon damkar.
“Semua ternak berhasil diselamatkan. Tapi kandangnya habis total. Kerugian material Rp 15 juta," pungkas mantan Kanit Pidum Satreskrim Polres Ponorogo.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Kecurigaan Prabowo Pada Dugaan Penyelewengan Dadan Hindayana, Semua Terbukti saat Kejagung Bertindak |
|
|---|
| Ibu Bonceng Jenazah Anak yang Tewas Tersengat Listrik, Ambulans Dilarang Mengantar karena Aturan |
|
|---|
| Kendarai Motor, Pelajar Gresik Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bojonegoro, Bermula dari Senggolan |
|
|---|
| Dua Polisi Pengedar Sabu di Madiun Dipenjara 9 Tahun, Lebih Ringan Dibandingkan Tuntutan |
|
|---|
| Purbaya Bongkar Awal Mula Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Berawal dari Laporan Kemenkeu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/KEBAKARAN-Kebakaran-kandang-milik-Ardik-Eko-Setiawan-di-Dukuh-Siwalan-II.jpg)