Atap Teras SDN Kutorejo 2 Tuban Ambruk, Disdik Usulkan Perbaikan Lewat P-APBD 2026

Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban mengusulkan perbaikan SDN Kutorejo 2 melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2026

Tayang:
Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Muhammad Nurkholis
Ambruk - Kondisi sosoran atap teras lantai dua SDN Kutorejo 2 Tuban yang ambruk pada Rabu (3/6/2026) sore. Akibat kejadian tersebut, sejumlah ruang kelas dikosongkan dan jadwal kegiatan belajar mengajar diubah sementara demi menjaga keselamatan siswa. 

 

Ringkasan Berita:
  • Atap teras lantai dua SDN Kutorejo 2 Tuban ambruk pada Rabu (3/6/2026), diduga akibat kayu penyangga yang sudah lapuk.
  • Dinas Pendidikan Tuban langsung melakukan penanganan darurat dengan melibatkan tenaga profesional untuk mengamankan area terdampak.
  • Disdik Tuban mengusulkan anggaran perbaikan melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2026 agar renovasi dapat dilakukan secara menyeluruh.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBANDinas Pendidikan Kabupaten Tuban mengusulkan perbaikan SDN Kutorejo 2 melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2026 setelah sosoran atap teras lantai dua sekolah tersebut ambruk.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Irma Rahmawati, mengatakan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kerusakan terjadi pada bagian sosoran atap teras luar lantai dua.

Dugaan awal, kerusakan dipicu oleh material kayu penyangga yang telah mengalami pelapukan.

“Dari hasil pengecekan sementara, bagian yang mengalami kerusakan adalah sosoran atap teras luar di lantai dua. Dugaan sementara karena beberapa komponen kayu penyangga sudah lapuk,” ujarnya.

Sebagai langkah tanggap darurat, Dinas Pendidikan langsung melakukan penanganan. Penanganan dilakukan dengan melibatkan tenaga profesional untuk mengamankan area terdampak sekaligus mencegah risiko kerusakan yang lebih luas.

“Kami lakukan penanganan awal bersama tenaga profesional. Apabila diperlukan, pekerjaan akan dilanjutkan hingga besok agar kondisi bangunan benar-benar aman dan tertangani dengan baik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Irma menjelaskan pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah daerah sekaligus mengusulkan dukungan anggaran melalui P-APBD 2026 agar perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Kami telah melaporkan kejadian dan mengusulkan kebutuhan anggaran pada P-APBD 2026. Harapannya, penanganan tidak hanya bersifat darurat, tetapi dapat dilakukan secara tuntas sehingga keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar di SDN Kutorejo 2 dapat kembali optimal,” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan peristiwa ambruknya atap teras tersebut terjadi pada Rabu (3/6/2026) sore. Beruntung saat kejadian berlangsung tidak ada aktivitas belajar mengajar karena seluruh siswa telah pulang ke rumah masing-masing.

Sosoran atap yang roboh berada di depan ruang kelas 5 dan kelas 6 di lantai dua gedung sekolah. Berdasarkan data sekolah, bagian atap tersebut terakhir kali mendapatkan perbaikan pada tahun 2017. Selain itu karena takut membahayakan keselamatan siswa sekolah menerapkan sistem pembelajaran bergilir agar kegiatan belajar tetap berjalan

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved