Marak Teror Pocong di Jatim, Dewan Khawatir Dimanfaatkan Pelaku Kejahatan
Maraknya teror pocong yang viral di sejumlah daerah di Jawa Timur mendapat perhatian dari DPRD Jawa Timur.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- DPRD Jawa Timur mengimbau masyarakat tetap tenang dan rasional menyikapi maraknya isu teror pocong yang viral di media sosial.
- Warga diminta tidak mudah percaya atau panik karena isu tersebut berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menciptakan ketakutan dan mencari celah melakukan aksi kriminal.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Maraknya teror pocong yang viral di sejumlah daerah di Jawa Timur mendapat perhatian dari DPRD Jawa Timur.
Masyarakat diminta tetap tenang, rasional, dan tidak mudah terpancing ketakutan akibat berbagai video maupun informasi yang beredar di media sosial.
Anggota DPRD Jawa Timur, Suli Da’im, mengingatkan masyarakat agar tidak bereaksi berlebihan terhadap isu tersebut.
Menurutnya, kepanikan justru dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan tindak kejahatan.
"Jangan sampai masyarakat justru panik dan meninggalkan rumah atau lingkungan dalam keadaan kosong. Bisa jadi ada pihak-pihak yang memanfaatkan ketakutan publik untuk melakukan tindakan kriminal seperti pencurian maupun perampokan," kata Anggota DPRD Jatim Suli Da'im saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).
Sebagai informasi, akhir-akhir ini di Jawa Timur memang marak isu pocong. Mulai dari Bojonegoro, Lamongan, Kediri, hingga Bondowoso.
Baca juga: Teror Pocong Resahkan Warga Bondowoso, Gedor Pintu Rumah Tengah Malam
Salah satu yang melatari isu pocong ini adalah untuk keperluan pembuatan konten. Di sisi lain, belakangan ada kekhawatiran isu pocong ini dimanfaatkan untuk kepentingan kejahatan.
Menurut Suli, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan karena pihak kepolisian dan sejumlah pengamat sosial menduga aksi tersebut dapat menjadi modus kejahatan baru untuk menciptakan suasana mencekam di lingkungan warga.
Hal ini begitu diwanti oleh Suli yang merupakan politisi kawakan tersebut.
Berkaca dari hal ini, Suli berharap masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi viral di media sosial. Ia meminta warga tidak langsung mempercayai setiap video tanpa verifikasi yang jelas.
Baca juga: Heboh Pocong Bersenjata Tajam di Bangkalan, Pelaku Akhirnya Minta Maaf Ngaku Cuma Konten
Apalagi saat ini teknologi kecerdasan buatan dan rekayasa digital semakin mudah digunakan untuk membuat konten menyesatkan.
Era digital menuntut masyarakat lebih cerdas dan tidak mudah terprovokasi.
"Jangan semua hal dikaitkan dengan mistis. Utamakan logika, cek kebenaran informasi, dan segera laporkan kepada aparat jika ada aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar," terang politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
| Audiensi dengan Satlantas Magetan, Anggota DPRD Petakan Kebutuhan Infrastruktur Keselamatan Jalan |
|
|---|
| Pengemis Sewa Kostum Pocong Rp15 Ribu per Hari Demi Dapat Uang dari Pengendara: yang Penting Halal |
|
|---|
| DPRD Jatim Sidak SPMB 2026 di Trenggalek, Minta Siswa Jangan Tunda Ambil PIN |
|
|---|
| DPRD Jatim Dukung WFH ASN Dipindah ke Jumat, Selaras dengan Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Harga Telur Anjlok, DPRD Jawa Timur Dorong Pembentukan BUMD Pangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-Jatim-Suli-Daim-soal-teror-pocong.jpg)