Kecelakaan di Jatim

Khusnul Khotimah Tewas Tertabrak Mobil di Lumajang, Pengemudi Ternyata Tak Bawa SIM

Seorang pedagang keliling, Khusnul Khotimah tewas dalam kecelakaan tragis di Jalan Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Lumajang

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Imam Nawawi
DUGAAN TABRAK LARI: Polisi saat melakukan visum luar terhadap jasad korban di RSUD dr Haryoto Lumajang, Jawa Timur, Sabtu malam (6/6/2026) Polisi selidiki Elf Tabrak Pedagang Mlijo di Jalan Raya Desa Tanjung Kecamatan Randuagung Lumajang. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pedagang keliling bernama Khusnul Khotimah (42) meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan minibus Elf di Jalan Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, pada Sabtu (6/6/2026) dini hari.
  • Berdasarkan hasil penyelidikan, kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang waspada saat melintas di jalan menikung dan terlalu mengambil jalur kanan hingga bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan.

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Seorang pedagang keliling, Khusnul Khotimah tewas dalam kecelakaan tragis di Jalan Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah minibus Elf pada Sabtu (6/6/2026) dini hari. 

Ironisnya, sopir Elf yang terlibat kecelakaan sempat meninggalkan lokasi karena mengaku takut menjadi sasaran amuk massa, sebelum akhirnya mendatangi Unit Laka Satlantas Polres Lumajang untuk memberikan keterangan kepada penyidik.

Pria asal Kecamatan Ajung Kabupaten Jember ini menabrak Khusnul Hotimah (42), seorang pedagang Mlijo yang mengedikan sepeda Motor Honda Supra X si Jalan Umum Desa Tunjung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang, hingga korban dan kendaraanya terseret beberapa meter di jalan raya.

Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang Ipda Dendy Cucu mengungkapkan insiden kecelakaan terjadi pada Sabtu (6/6/2026) dini hari pukul 03.55 WIB. 

Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Deket Lamongan, Truk Tangki Terguling, Sopir Diduga Mengantuk

Kata dia, peristiwa itu baru dilaporkan ke polisi 18.30 WIB.

Bedasarkan keterangan saksi, kronologi kejadian itu awalnya korban mengendari sepeda motor bernomor polisi P-6033-TO melaju dari arah Jember menuju Lumajang. Sementara dari arah berlawanan ada Elf bernopol M-7312-V.

"Sepeda motor korban berjalan dari arah timur ke barat dijalan menikung ke kiri kurang memperhatikan jalan," katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (7/6/2026).

Ketika di tempat kejadian perkara, lanjut dia, kendaraan korban melaju terlalu ke kanan di lokasi jalan menikung, sehingga tertabrak Minibus Isuzu Elf warna putih dari arah berlawan.

"Kurang waspada berjalan terlalu ke kanan, bertabrakan kendaraan Elf yang berjalan dari arah berlawanan barat ke timur. Sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas," ucap Dendy.

Insiden tersebut, kata dia, pemotor perempuan ini meninggal dunia karena mengalami luka pada kepala dan kaki, sempat dibawah ke RSUD dr. Haryoto Lumajang tapi nyawanya tidak tertolong.

"Penyebab kecelakaan itu karena sepeda Motor Honda Supra warna kurang waspada dan kurang memperhatikan jalan sehingga menyebabkan terjadinya lakalantas," bebernya.

Fakta lain yang ditemukan, Dendy mengatakan sopir Elf maupun pengemudi Honda Supra X, keduanya tidak mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) saat terlibat kecelakaan lalulintas.

"Sopir Elf tidak mengalami luka, STNK nihil, SIM nihil. Kerugian material diperkirakan Rp 1 juta," imbuhnya.

Sementara Imam Syafi'i mengaku meninggalkan korban dan kendaraanya usai menabrak, karena takut dimasa orang. Kata dia, hal itu dilakukan untuk mengamankan diri sementara."Sepurana, takok sara (maaf, sangat takut)," tuturnya.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved