Demi Stabilkan Harga, Penyaluran Bantuan Pangan Dipercepat & Perbanyak Pasokan Beras SPHP ke Pasaran
Percepatan distribusi bantuan pangan untuk memastikan ketersediaan beras bagi warga kurang mampu.
Penulis: David Yohanes | Editor: Alga W
Ringkasan Berita:
- Bulog Cabang Tulungagung percepat penyaluran bantuan pangan beras.
- Penyaluran beras SPHP ini antara lain ke pasar tradisional, retail modern, Gerakan Pangan Murah, serta jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes
TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Penyaluran bantuan pangan beras dan penggelontoran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasaran dipercepat Bulog Cabang Tulungagung.
Upaya ini dilakukan sebagai bagian stabilisasi harga pangan nasional di wilayah Tulungagung, Kota Blitar, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Trenggalek.
Baca juga: Hukuman SPPG yang Tak Bantu Penyerapan Telur Peternak Jatim untuk MBG, BGN Akan Pantau di Lapangan
Penyaluran beras SPHP ini antara lain ke pasar tradisional, retail modern, Gerakan Pangan Murah, serta jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
"Semua dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga beras bagi masyarakat," ujar Pemimpin Cabang Perum Bulog Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, Senin (8/6/2026).
Yonas mengaku mengantisipasi lonjakan harga beras di tengah kondisi saat ini.
Percepatan distribusi bantuan pangan memastikan ketersediaan beras untuk warga kurang mampu.
Sementara penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar tradisional memastikan ketersediaan beras dengan harga terjangkau di pasaran.
"Saat ini stok beras yang dikelola Bulog sekitar 5,3 juta ton. Sementara yang ada di Cabang Tulungagung 85.000 ton," ungkapnya.
Lanjutnya, stok beras yang ada sangat cukup untuk mendukung program yang dijalankan pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.
Sampai Senin (8/6/2026), Bulog Cabang Tulungagung telah menyalurkan beras bantuan pangan untuk 260.000 Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Jumlah tersebut sekitar 55,72 persen dari jumlah total PBP, yaitu 465.000 orang.
"Untuk Kabupaten Tulungagung saja sudah disalurkan untuk 85.000 PBP dari target 150.000 PBP," paparnya.
Penyaluran beras bantuan pangan ini ditargetkan tuntas sebelum akhir Juni 2026.
Percepatan penyaluran bantuan pangan akan diharapkan bisa menguatkan daya beli masyarakat dan meredam tekanan harga di tingkat konsumen.
Bulog Cabang Tulungagung
beras SPHP
Yonas Haryadi Kurniawan
berita Tulungagung terbaru
berita Tulungagung hari ini
| Trenggalek Dapat Pasokan 1.500 Liter MinyaKita, Pedagang Wajib Jual Sesuai HET |
|
|---|
| Penutupan Jembatan Gondang 1 Tulungagung Bikin Truk Masuk Kampung, Warga Keluhkan Kerusakan |
|
|---|
| 13 RS & 32 Puskesmas Disiapkan Dinkes Tulungagung untuk Pengobatan Pasien HIV hingga Pengambilan ARV |
|
|---|
| Jimatnya DIbakar Polisi, Mis Spesialis Pencuri Rumah Kosong Akhirnya Jawab Pertanyaan Penyidik |
|
|---|
| Cerita Perajin Tahu di Tulungagung Bertahan di Tengah Lonjakan Harga Kedelai Impor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bulog-Cabang-Tulungagung-mempercepat-penyaluran-beras-bantuan-pangan.jpg)