Daftar 7 Poktan Penerima Ratusan Bantuan Alsintan dari Kaji Yes, Amankan Swasembada Pangan
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyerahkan mesin rotavator kepada tujuh kelompok tani penerima bantuan.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Alga W
Ringkasan Berita:
- Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyerahkan mesin rotavator kepada tujuh kelompok tani.
- Langkah ini guna menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman perubahan musim dan cuaca ekstrem.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Guna menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman perubahan musim dan cuaca ekstrem, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat sektor pertanian.
Salah satu langkah nyata dilakukan melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani (poktan) di Lamongan.
Baca juga: Siap-siap Dapur SPPG Disidak, Pemkab Sampang Bentuk Tim Binwas MBG
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lamongan, Kamis (11/6/2026).
Yuhronur menyerahkan mesin rotavator kepada tujuh kelompok tani penerima bantuan.
Bantuan alsintan tersebut merupakan dukungan dari Pemerintah Pusat sebagai tindak lanjut dari rencana aksi yang disusun Pemkab Lamongan dalam menghadapi musim kering dan potensi cuaca ekstrem.
"Ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat setelah mempelajari rencana aksi yang kita buat dalam rangka menghadapi musim kering atau perubahan cuaca ekstrem yang akan datang," ujar Kaji Yes.
Ia menjelaskan, bantuan yang diterima Lamongan cukup besar dan mencakup berbagai sarana penunjang pertanian modern.
Di antaranya 18 unit pompa air, 13 rotavator, 23 hand tractor, hingga ratusan sarana irigasi perpompaan dan perpipaan.
"Yang kita berikan ada 18 pompa, rotavator 13 unit, hand tractor 23 unit. Kemudian irpom dan irpip ada 181 titik irigasi yang nanti akan dipasang secara serentak, terutama di daerah tadah hujan agar bisa mengambil sumber air. Sementara combine harvester masih ada tiga unit," katanya.
Menurutnya, perhatian besar dari pemerintah pusat tidak lepas dari posisi strategis Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Bahkan, capaian luas panen di Lamongan disebut mampu melampaui target pemerintah.
"Lamongan dianggap berhasil karena mampu panen di luasan 193 ribu hektare dari luas baku sawah sekitar 95 ribu hektare. Ini menunjukkan produktivitas kita terus meningkat," ungkapnya.
Ia menambahkan, indeks pertanaman di Lamongan juga mengalami peningkatan signifikan dari sebelumnya 1,64 menjadi 2,1.
Tahun ini, Lamongan bahkan ditarget meningkatkan luas tambah tanam dari 193 ribu hektare menjadi 233.384 hektare.
| Setelah 42 Hari di Makkah dan Madinah, Jemaah Haji Lamongan Mengaku Paling Kangen Soto Ayam |
|
|---|
| 30 Guru PAUD, TK, dan Madin Desa Sidomukti Akhirnya Terima Dana Insentif Desa Rp1 Juta |
|
|---|
| Harga Pertamax Meroket, Warga Lamongan Terpaksa Beralih ke Pertalite, Selisihnya Terlalu Jauh |
|
|---|
| Residivis Kambuhan di Lamongan Ditangkap Lagi, Terbukti Simpan 8 Paket Sabu dalam Kamar Rumah |
|
|---|
| Dampak Kenaikan Dolar & Avtur, Pengusaha Travel Umrah Lamongan Terpaksa Naikkan Harga Paket Jemaah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bupati-Lamongan-menyerahkan-bantuan-alsintan.jpg)