Mlaku Mlaku Jatim
Kisah Dendy Ramadhani, Pria yang Sukses Mengaspal Pesona Tersembunyi Bondowoso Lewat Motor Adventure
Kabut tipis masih menggantung di kaki Gunung Raung saat rombongan pecinta adventure mulai bersiap menelusuri jalur hutan
Ringkasan Berita:
- Profil Pelaku Usaha: Dendy Ramadhani (38) merupakan pemuda asal Desa Tlogosari, Bondowoso, yang mendirikan Raung Ijen Overland, sebuah penyedia perjalanan wisata adventure motor.
- Visi & Kemandirian: Terlahir dari keluarga petani terpandang, Dendy memilih merintis jalannya sendiri untuk keluar dari belenggu nama besar orang tua sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat desa yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pekebun.
TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO – Kabut tipis masih menggantung di kaki Gunung Raung saat rombongan pecinta adventure mulai bersiap menelusuri jalur hutan yang membelah perbukitan Bondowoso.
Di tengah hijaunya alam dan udara pegunungan yang sejuk, ada sosok pemuda yang selama beberapa tahun terakhir konsisten mengenalkan pesona daerahnya kepada para wisatawan.
Dia adalah Dendy Ramadhani (38), pendiri Raung Ijen Overland, sebuah penyedia perjalanan wisata adventure yang mengajak para pecinta motor dan alam menjelajahi sisi lain Bondowoso yang belum banyak dikenal.
Di balik aktivitasnya sebagai pelaku wisata, Dendy menyimpan alasan sederhana mengapa ia memilih menekuni dunia ini.
Ia ingin memperkenalkan kampung halamannya kepada lebih banyak orang.
Baca juga: Demi Hemat Pengeluaran, Warga Bondowoso Kayuh Sepeda 10 Km ke Tempat Kerja Imbas Harga Pertamax Naik
“Bondowoso itu salah satu tempat yang Tuhan titipkan pesona alam yang luar biasa. Saya ingin lebih banyak orang datang dan melihat sendiri keindahannya,” ujarnya saat ditemui dalam program Mlaku-Mlaku Jatim.
Keluar dari Bayang-Bayang Nama Besar Orang Tua
Dendy lahir dan besar di Desa Tlogosari, Bondowoso. Ia berasal dari keluarga petani yang sejak lama dikenal masyarakat sekitar.
Namun di balik itu, ia memiliki keinginan untuk membangun identitas dan jalan hidupnya sendiri.
“Beban terberat seorang laki-laki itu ketika masih terbelenggu dengan nama besar orang tuanya,” katanya.
Pemikiran itulah yang mendorongnya keluar dari zona nyaman.
Ia tidak ingin hanya dikenal sebagai anak dari keluarga tertentu, tetapi ingin memberikan kontribusi nyata bagi daerah tempat ia dibesarkan.
Berbekal kecintaannya pada alam dan aktivitas adventure, Dendy mulai merintis Raung Ijen Overland.
Usaha tersebut berfokus pada wisata petualangan menggunakan motor dual purpose, motor adventure, hingga big bike yang mengajak wisatawan menikmati keindahan alam Bondowoso.
“Kami tidak menjual ekstrem. Kami menjual keseruan dan pengalaman menikmati alam,” ujarnya.
Mengenalkan Pesona Alam Bondowoso
Melalui Raung Ijen Overland, Dendy membawa wisatawan menjelajahi berbagai kawasan alam di sekitar Bondowoso, mulai dari kawasan hutan pinus, jalur perkebunan, hingga kawasan kaki Gunung Raung dan Ijen.
Menurutnya, Bondowoso memiliki potensi wisata alam yang sangat besar. Sayangnya, banyak orang yang belum mengetahui keindahan tersebut.
“Banyak yang belum tahu kalau ada kota kecil di ujung timur Jawa Timur yang punya alam luar biasa,” katanya.
Selain menawarkan pengalaman wisata, Dendy juga ingin memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Sebagian besar warga di wilayah yang dilalui wisata adventure tersebut berprofesi sebagai petani dan pekebun. Ia berharap semakin banyak wisatawan yang datang sehingga ekonomi masyarakat desa ikut bergerak.
“Orang-orang di sini mayoritas petani. Saya juga petani. Jadi saya ingin potensi yang ada di desa ini bisa dikenal lebih luas,” ujarnya.
Pernah Hadapi Medan Sulit dan Cuaca Ekstrem
Menjalankan usaha wisata alam tentu tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar adalah kondisi cuaca yang sulit diprediksi.
Hujan deras dapat mengubah kondisi jalur secara drastis. Jalan yang sebelumnya aman bisa menjadi licin dan sulit dilalui hanya dalam hitungan jam.
Meski demikian, Dendy tidak menganggap cuaca sebagai hambatan.
“Kalau saya nggak mau menyalahkan hujan. Hujan itu berkah. Tapi memang jadi tantangan tersendiri dalam perjalanan,” katanya.
Untuk meminimalkan risiko, tim Raung Ijen Overland selalu melakukan survei jalur dan memastikan seluruh rute yang digunakan aman bagi peserta. Menurut Dendy, faktor keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.
“Kita cari jalur yang benar-benar aman. Itu yang paling penting,” ujarnya.
Daihatsu Gran Max Jadi Andalan Operasional
Dalam menjalankan aktivitas wisata adventure, Dendy mengandalkan Daihatsu Gran Max Pick Up sebagai kendaraan operasional utama.
Kendaraan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran perjalanan wisata, terutama ketika terjadi kendala di tengah perjalanan.
“Kalau ada motor peserta yang mengalami trouble dan tidak bisa diperbaiki di lokasi, mobil ini yang bertugas mengangkut motor tersebut supaya perjalanan tetap berjalan,” katanya.
Menurut Dendy, Gran Max dipilih karena kapasitas angkutnya yang besar, konsumsi bahan bakar yang irit, serta perawatan yang relatif mudah. Ia mengaku memilih kendaraan tersebut berdasarkan rekomendasi dari banyak pelaku usaha dan masyarakat di daerahnya.
“Awalnya saya lihat banyak orang pakai Gran Max. Setelah tanya-tanya, alasannya karena irit dan perawatannya nggak ribet. Akhirnya saya pilih itu,” ujarnya.
Selain Gran Max, Dendy juga memiliki kendaraan Daihatsu lainnya yaitu Luxio digunakan untuk menunjang operasional dengan menjemput tamu- tamu yang datang dari luar jawa timur.
Mimpi Besar untuk Tim dan Kampung Halaman
Meski usahanya terus berkembang, Dendy mengaku memiliki mimpi yang cukup sederhana. Ia ingin suatu hari bisa memberangkatkan seluruh kru Raung Ijen Overland untuk menunaikan ibadah umrah bersama.
“Saya pengen umrah sama kru saya semua. Itu mimpi terbesar saya,” katanya.
Selain itu, ia juga berharap semakin banyak anak muda desa yang berani mengembangkan potensi daerahnya masing-masing.
Menurutnya, tidak semua kesuksesan harus dicari dengan merantau jauh dari kampung halaman. Masih banyak peluang yang bisa dikembangkan dari desa jika dikelola dengan serius dan penuh keberanian.
“Saya ingin melihat lebih banyak anak muda yang berani mengenalkan potensi desanya sendiri,” ujarnya.
Bagi Dendy, langkah pertama adalah hal yang paling penting.
“Kalau kita nggak berani melangkah dan memulai, mimpi itu mungkin cuma akan jadi cerita dan ide yang terpendam selamanya,” katanya.
Mlaku-Mlaku Jatim: Mengangkat Cerita UMKM Lokal
Kisah Dendy menjadi bagian dari program Mlaku-Mlaku Jatim, kolaborasi Tribun Jatim bersama Daihatsu yang mengangkat cerita perjuangan pelaku usaha lokal di berbagai daerah Jawa Timur.
Melalui program ini, berbagai kisah inspiratif dihadirkan untuk menunjukkan bagaimana semangat, keberanian, dan kecintaan terhadap daerah mampu melahirkan peluang baru sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Dendy-Ramadhani-38-pendiri-Raung-Ijen-Overland.jpg)