DPRD Sebut Perbaikan 16 Jembatan di Jember Tak Cukup: Banyak Akses Desa Masih Pakai Bambu

Dewan menyoroti rencana Kementrian PU yang akan memperbaiki 16 jembatan di Jember, Jawa Timur yang rusak akibat bencana banjir.

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Sudarma Adi
Istimewa
PERBAIKAN JEMBATAN - David Handoko Seto, Sekretaris Komisi C DPRD Jember, Jawa Timur dari Fraksi Partai Nasdem, Senin (23/2/2026) Dia soroti Pembangunan 16 jembatan di Jember. 
Ringkasan Berita:
  • Rencana Pusat: Kementerian PU akan memperbaiki 16 jembatan rusak akibat banjir di Jember.
  • Kritik Dewan: Jumlah 16 titik dinilai terlalu sedikit dan hanya menyasar jembatan besar.
  • Kondisi Riil: Banyak jembatan antar desa masih berbahan bambu hasil swadaya warga.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Dewan menyoroti rencana Kementerian PU yang akan memperbaiki 16 jembatan di Jember, Jawa Timur yang rusak akibat bencana banjir.

Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto menilai, jumlah tersebut tidak cukup, sebab kerusakan jembatan di Kota Tembakau lebih dari 16 titik.

"Kami menginginkan tidak hanya di 16 jembatan itu saja yang dibangun. Karena kebutuhan Kabupaten Jember sejak dipangkasnya anggaran dari pusat, kami tidak bisa melakukan pembangunan infrastruktur," ujarnya, Senin (23/2/2026).

Baca juga: Bukan Sekadar Revitalisasi, Menteri PU Putuskan Pasar Tanjung Jember Akan Dibangun Baru Tahun ini

Jembatan Penghubung Desa Belum Tersentuh

Menurutnya, titik perbaikan infrastruktur yang dilakukan kementrian rata-rata jembatan besar di Jember. Sementara akses penghubung antar desa di atas aliran sungai banyak belum tersentuh.

"16 itu hanya jembatan besar saja. Sementara (jembatan ) penghubung antar desa antar kampung masih belum tersentuh akibat keterbatasan anggaran," katanya.

Seharusnya kedatangan Mentri PU di Jember kemarin. Kata David, bisa mengalokasikan program pembangunan fisik lebih banyak.

"Karena hari ini banyak jembatan yang tidak layak, masih terbuat dari bambu atas swadaya masyarakat dan sebagainya," imbuhnya.

Selain itu, David mengungkapan Kabupaten Jember memiliki 12 potensi bencana, tidak hanya banjir. Sehingga perbaikan infrastruktur jembatan saja masih belum cukup.

Baca juga: 104 Perumahan di Jember Rawan Banjir, Satgas Tata Ruang Siapkan Penertiban Pengembang

"Kami butuh dinding penahan untuk aliran sungai, baik berupa bronjong maupun bangunan fisik permanen," papar Ketua Fraksi Partai Nasdem ini.

Namun, David tetap mengapresiasi langkah Kementrian PU dan Bupati Jember, yang telah berusaha melakukan perbaikan sarana fisik akibat bencana banjir.

"Apresiasi kepada pak Menteri, dan gus bupati yang sudah mengamen di Jakarta. Kami supporting," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved