Kolam Dewasa Rusak, Pemkab Jombang Siapkan Perbaikan Tirta Wisata
Sejumlah fasilitas di lokasi tersebut mengalami kerusakan cukup serius, terutama dua kolam renang dewasa yang kini dalam kondisi memprihatinkan.
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Torik Aqua
Ringkasan Berita:
- Dua kolam renang dewasa Tirta Wisata Jombang mengalami kerusakan serius.
- Pemkab Jombang berencana mengusulkan anggaran perbaikan melalui P-APBD.
- Revitalisasi diharapkan menghidupkan kembali destinasi dan ekonomi warga sekitar.
TRIBUNJATIM.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang berupaya menghidupkan kembali Tirta Wisata yang selama bertahun-tahun tidak berfungsi optimal.
Sejumlah fasilitas di lokasi tersebut mengalami kerusakan cukup serius, terutama dua kolam renang dewasa yang kini dalam kondisi memprihatinkan.
Berdasarkan pantauan di area wisata yang lokasinya berada di Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang ini, kolam renang utama berukuran besar tampak rusak berat.
Beberapa bagian ubin terlepas, dinding kolam mengalami kerusakan, dan area sekitarnya dipenuhi semak belukar. Fasilitas pendukung seperti ruang tunggu serta toilet juga terlihat tidak terawat.
Baca juga: Sempat Vakum Bertahun-tahun, Taman Tirta Wisata Jombang Mulai Kembali Diaktifkan
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jombang, Hartono, mengatakan kolam renang dewasa menjadi prioritas pembenahan karena merupakan daya tarik utama Tirta Wisata.
"Memang harus segera diaktifkan lagi, karena memang menjadi daya tarik dari Tirta Wisata ini. Jadi kami berencana mengusulkan anggaran perbaikan melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD)," ucapnya saat dikonfirmasi terpisah oleh Tribunjatim.com pada Sabtu (21/2/2026).
Di kawasan tersebut terdapat tiga kolam renang, terdiri dari dua kolam untuk dewasa dan satu kolam anak-anak.
"Untuk kolam anak, saat ini sudah dapat digunakan dan rutin dimanfaatkan kegiatan siswa taman kanak-kanak. Sementara kolam di sisi selatan yang dipenuhi semak menjadi fokus utama perbaikan," ujarnya melanjutkan.
Terkait kebutuhan anggaran, Disporapar masih menghitung detail biaya sesuai kondisi lapangan sebelum diajukan dalam P-APBD.
"Besaran dana akan disesuaikan dengan kebutuhan riil perbaikan," katanya.
Pemkab berharap revitalisasi kolam dewasa mampu mengembalikan Tirta Wisata sebagai destinasi unggulan daerah.
"Jika kembali beroperasi, kolam utama diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar," ungkapnya.
Antusiasme warga terlihat saat uji coba wahana waterboom digelar pada 17 Februari. Dalam masa percobaan tersebut, tiket masuk digratiskan selama dua hari dengan kuota maksimal 300 pengunjung per hari.
Jam operasional dibuka pukul 08.00 hingga 14.30 WIB. Selama Ramadan, pengelola akan melakukan evaluasi sebelum kembali membuka wahana usai Lebaran.
| Nyadran Dam Bagong Trenggalek, Ritual Jamasan Kerbau di Makam Menak Sopal Awali Prosesi Wujud Syukur |
|
|---|
| Terancam 15 Tahun Penjara, Menantu Pembunuh Mertua di Mojokerto Dijerat Pasal Berlapis |
|
|---|
| Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Kota Batu Wajib Berlisensi, Simak Cara Daftar dan Kategorinya |
|
|---|
| PMK Masih Ditemukan, Pemkab Tuban Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Iduladha 2026 |
|
|---|
| Kementan Salurkan Sumur Bor, Petani Banyuwangi Bisa Panen 3 Kali Setahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kondisi-kolam-renang-di-dalam-Tirta-Wisata-Peterongan-Kabupaten-Jombang.jpg)