Berita Jombang
Kandang Ayam Disusupi Ular di Bareng Jombang, Damkar Langsung Gercep Turun Tangan
Seekor ular yang masuk ke kandang ayam milik warga di Dusun Bulusari, Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Seekor ular ditemukan di kandang ayam warga di Bareng dan menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi membahayakan penghuni serta ternak.
- Petugas Damkar dari BPBD Kabupaten Jombang berhasil mengevakuasi ular dalam waktu sekitar 10 menit tanpa korban jiwa maupun kerugian.
- Warga diimbau tidak menangani satwa liar sendiri dan segera melapor agar penanganan dilakukan secara aman dan profesional.
Laporan wartawan TribunJatim.com, Anggit Puji Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Seekor ular yang masuk ke kandang ayam milik warga di Dusun Bulusari, Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, berhasil dievakuasi oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Minggu (22/3/2026) pagi.
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 06.50 WIB saat pemilik peternakan, Lukman, menemukan reptil tersebut berada di dalam area kandang.
Kehadiran ular itu langsung menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi membahayakan penghuni rumah serta hewan ternak.
Sempat mencoba mengeluarkan ular secara mandiri beberapa menit kemudian, Lukman akhirnya memilih meminta bantuan petugas karena khawatir dengan risiko yang mungkin terjadi. Laporan pun diteruskan ke call center Damkar sekitar pukul 07.00 WIB.
Baca juga: Masuk Kandang Ayam, Ular Coros 1,5 Meter Bikin Warga di Tarokan Kediri Resah
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, mengatakan, tim Damkar Pos Ngoro segera diberangkatkan lima menit setelahnya.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 07.15 WIB dan langsung melakukan penanganan menggunakan perlengkapan khusus.
"Proses evakuasi berlangsung cepat. Dalam waktu sekitar 10 menit, ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material," ucapnya dalam keterangan yang diterima Tribunjatim.com pada Minggu (22/3/2026) malam.
Pihaknya juga mengingatkan warga agar tidak bertindak sendiri saat menghadapi satwa liar berbahaya.
"Langkah paling aman adalah segera melapor kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secara profesional dan meminimalkan risiko," ujarnya melanjutkan.
Dalam operasi tersebut, tim Damkar Pos Ngoro dibantu warga setempat serta didukung satu unit mobil pemadam lengkap dengan peralatan evakuasi.
Setelah penanganan selesai, situasi di lokasi kembali kondusif dan aktivitas peternakan berjalan seperti biasa.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Kritik Fasilitas Sekolah, Guru ASN di Jombang Malah Dipecat, Disdikbud: Kesempatan Sudah Diberikan |
|
|---|
| Inisiasi Ekstrakurikuler Polisi Air, 4 Pelajar SMP Jombang Diganjar Penghargaan Internasional |
|
|---|
| Kenang Jejak Muassis NU dari Bangkalan ke Jombang, Pengurus GP Ansor Gowes dari Makam ke Makam |
|
|---|
| Tegaskan Bung Karno Lahir di Ploso, Sejarawan di Jombang Usulkan Wisata Rumah Kelahiran Sukarno |
|
|---|
| Motor Operasionalnya Masih Layak Pakai, Kades di Jombang Malah Dapat yang Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/BPBD-JOMBANG-Proses-evakuasi-ular-di-sebuah-kandang-ayam-milik-warga-di.jpg)