Disdagrin Ungkap Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg di Jombang

Kelangkaan LPG 3 Kilogram di Kabupaten Jombang mulai dirasakan masyarakat. Hal tersebut pun sudah didengar oleh Disdagrin Jombang

Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Anggit Puji Widodo
LPG LANGKA - LPG 3 Kilogram yang mulai mengalami kelangkaan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Senin (13/4/2026). Ungkap penyebab utama kelangkaan. 

 

Ringkasan Berita:
  • Kelangkaan LPG 3 kg di Jombang dipicu keterlambatan distribusi dari Surabaya, bukan karena pengurangan pasokan.
  • Intensitas keterlambatan meningkat dalam dua bulan terakhir dan mencapai puncak pada pekan ini.
  • Kepanikan warga menyebabkan aksi borong saat stok datang, sehingga cepat habis di pasaran

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Pujie Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kelangkaan LPG 3 Kilogram di Kabupaten Jombang mulai dirasakan masyarakat. Hal tersebut pun sudah didengar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang.

Kepala Disdagrin Jombang Anjik Eko Saputro saat dikonfirmasi mengenai kelangkaan LPG 3 Kilogram mengatakan sudah menerima adanya informasi tersebut.

"Iya, informasinya juta seperti itu (kelangkaan LPG 3 Kg)," ucapnya saat dikonfirmasi Tribunjatim.com pada Senin (13/4/2026).

Ditanya apakah ada pengaruh dari gejolak ekonomi global, termasuk peran konflik di timur tengah terhadap kelangkaan LPG tersebut, ia mengatakan ada pengaruh.

"Dampak dari ekonomi global termasuk perang dunia. Informasinya seperti itu," ujarnya melanjutkan.

Guna mengantisipasi hal tersebut, pihaknya sudah melakukan monitoring ke lapangan, guna memantau kondisi saat ini.

"Kami bersama teman-teman monitoring dan memantau di lapangan melihat kondisi di lapangan," katanya.

Terkait penyebab kelangkaan, apakah dipengaruhi karena pasokan yang berkurang atau keterlambatan pengiriman dari distributor, ia menyebut ada keterlambatan distribusi.

Baca juga: Pemilik Pangkalan di Lumajang yang Diduga Timbun 1.000 Tabung LPG Ngaku Diperintah Agen

"Sebenarnya tidak ada pengurangan, hanya pengirimannya yang terlambat. Keterlambatan pengiriman dari Surabaya," pungkas Anjik.

Kelangkaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram dikeluhkan warga di Kabupaten Jombang dalam beberapa waktu terakhir.

Sejak awal April 2026, masyarakat mengaku kesulitan mendapatkan pasokan, bahkan harus mencari hingga ke luar kecamatan.

Seorang agen LPG di Kecamatan Peterongan, Akmal, menyebut keterlambatan distribusi sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Namun, dalam dua bulan terakhir intensitasnya meningkat dan mencapai puncak dalam sepekan terakhir.

"Pengiriman sudah sering terlambat sejak sekitar satu tahun lalu, tapi dua bulan ini makin sering. Puncaknya ya minggu ini," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved