Koperasi Merah Putih

Sudah Diresmikan Tapi Belum Beroperasi, Gerai KDKMP di Jombang Terkendala Juknis dan Logistik

Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jombang hingga kini belum berjalan sepenuhnya

Tayang:
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Sudarma Adi
Tribun Jatim Network/Anggit Puji Widodo
KDKMP JOMBANG - Potret kondisi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, yang masih belum beroperasi, pada Rabu (20/5/2026). Masih berada dalam tahap persiapan teknis dan logistik yang ditangani oleh pihak pendamping program, yakni PT Agrinas. 

Ringkasan Berita:
  • Status: 80 gerai KDKMP di Jombang sudah diresmikan tapi belum beroperasi penuh.
  • Kendala Utama: Belum adanya Juknis resmi, bimbingan teknis SDM belum tuntas, dan stok logistik belum lengkap (seperti Elpiji).
  • Pihak Terkait: PT Agrinas (Pendamping Program) & Dinas Koperasi-UMKM Jombang.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Pujie Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jombang hingga kini belum berjalan sepenuhnya meski program tersebut telah diluncurkan secara nasional beberapa waktu lalu.

Sejumlah gerai koperasi yang telah diresmikan masih belum membuka layanan transaksi untuk masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jombang, Hari Purnomo, menyebut proses pengoperasian koperasi saat ini masih berada dalam tahap persiapan teknis dan logistik yang ditangani oleh pihak pendamping program, yakni PT Agrinas.

Baca juga: HGU Perumda Panglungan Habis Sejak Mei 2025, DPRD Jombang Desak Pemkab Tuntaskan Perpanjangan

Tahap Persiapan Teknis oleh PT Agrinas

Menurut Hari, fokus saat ini meliputi penataan sarana gerai, distribusi logistik, hingga persiapan sumber daya manusia yang nantinya akan mengelola koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

"Untuk operasional KDKMP yang sudah diluncurkan, saat ini masih dalam proses penyempurnaan teknis, logistik, serta penyiapan SDM gerai oleh PT Agrinas," ucap Hari dalam keterangan kepada Tribunjatim.com pada Sabtu (23/5/2026).

Ia menjelaskan, pada tahap awal terdapat sekitar 80 gerai KDKMP di Jombang yang telah diresmikan. Namun, sebagian besar masih melakukan pembenahan internal sebelum benar-benar dibuka untuk pelayanan umum.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, beberapa gerai sempat dibuka saat seremoni peluncuran berlangsung. Akan tetapi, setelah agenda tersebut selesai, aktivitas pelayanan kembali dihentikan sementara sambil menunggu instruksi lanjutan.

"Ada yang masih melakukan penataan barang dan persiapan lainnya, sehingga belum melayani transaksi masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jombang, Truk Keramik Terguling usai Disundul Bus Pariwisata, 1 Sopir Tewas

Dinas Koperasi dan UMKM Jombang juga mengaku belum menerima rincian terkait sistem distribusi barang yang nantinya akan dipasarkan melalui gerai koperasi tersebut. Seluruh proses pengadaan disebut masih menjadi kewenangan PT Agrinas.

Sebelumnya, beredar informasi di masyarakat mengenai dugaan pasokan sejumlah kebutuhan pokok di KDKMP berasal dari jaringan distributor ritel modern.

Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai pola kerja sama maupun jalur distribusi barang ke koperasi.

Selain itu, sejumlah pemerintah desa di Jombang juga disebut masih menunggu petunjuk teknis operasional, termasuk mekanisme kerja pegawai, penentuan harga jual produk, hingga sistem pengupahan karyawan koperasi.

Kendala teknis dan belum turunnya petunjuk pelaksanaan dari pemerintah pusat disebut menjadi penyebab utama.

Salah satu KDKMP yang belum beroperasi berada di Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved