Berita Kediri
Ular Piton 4 Meter Bikin Warga Kediri Panik, Petugas Langsung Evakuasi dari Kandang Ayam
Seekor ular piton berukuran besar menggegerkan warga Dusun Kradenan Desa Manyaran Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, Kamis (29/1/2026) siang.
Penulis: Isya Anshori | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Seekor ular piton sepanjang sekitar 4 meter ditemukan di kandang ayam belakang rumah warga bernama Niamah di Dusun Kradenan, Desa Manyaran, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, sehingga menggegerkan warga.
- Pemilik rumah melapor ke petugas Damkar Pos Grogol, yang kemudian mengevakuasi ular tersebut dengan alat pengaman sesuai SOP. Proses evakuasi berlangsung sekitar delapan menit dan berjalan aman tanpa korban.
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Isya Anshori
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI -Seekor ular piton berukuran besar menggegerkan warga Dusun Kradenan Desa Manyaran Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, Kamis (29/1/2026) siang.
Ular sepanjang sekitar empat meter tersebut ditemukan di belakang rumah tepatnya di kandang ayam seorang warga bernama Niamah.
Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.07 WIB, saat pemilik rumah berada di area belakang rumah. Suasana mendadak berubah panik ketika seekor ayam di dalam box terlihat ketakutan dan berontak tidak seperti biasanya.
Baca juga: Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton 2 Meter dari Rumah Warga Ngadiluwih
Setelah dicek, pemilik rumah terkejut mendapati seekor ular piton berukuran besar berada tak jauh dari kandang ayam. Khawatir membahayakan keselamatan keluarga, pemilik rumah segera menghubungi petugas Damkar Pos Grogol untuk meminta bantuan evakuasi.
Mendapat laporan tersebut, tim Damkar Pos Grogol langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 11.50 WIB. Petugas segera melakukan penanganan dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Dengan menggunakan alat pengaman berupa sarung tangan khusus dan tongkat penangkap ular, petugas berhasil mengevakuasi ular piton tersebut dalam waktu singkat. Proses evakuasi berlangsung sekitar delapan menit dan berjalan aman serta terkendali.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan evakuasi dilakukan sesuai standar operasional prosedur demi keselamatan petugas dan warga sekitar.
"Kami memastikan setiap laporan warga ditangani dengan cepat dan sesuai SOP. Evakuasi ular piton ini berjalan lancar tanpa ada korban, baik dari warga maupun petugas," kata Kaleb.
Menurut Kaleb, kemunculan ular piton di permukiman warga diduga karena faktor lingkungan, seperti habitat yang terganggu atau keberadaan hewan ternak yang menarik perhatian ular.
Kaleb juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mencoba menangani sendiri jika menemukan hewan liar berbahaya di lingkungan sekitar.
"Jika warga menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya, sebaiknya segera melapor ke petugas. Jangan ditangani sendiri karena berisiko," tambahnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Senangnya Warga Kediri, Motor yang Hilang Tahun Lalu Kini Sudah Kembali: Lapor, Seminggu Ditemukan |
|
|---|
| Jelang SPMB 2026, Sudah Ada Empat Jalur Penerimaan Siswa Baru di Kediri, Apa Saja? |
|
|---|
| Pemotor di Kediri Bernasib Nahas, Tabrak Pohon di Perempatan Wates Setelah Kehilangan Kendali |
|
|---|
| Naiknya Harga LPG Non-Subsidi Bikin Masyarakat Menjerit, Sektor Perhotelan di Kediri Kena Dampak |
|
|---|
| Bakar Bekas Jerami, Warga Jongbiru Kediri Malah Kehilangan Kandang Ternak, Habis Dilahap Api |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/EVAKUASI-Seekor-ular-piton-berukuran-besar-menggegerkan-warga-Dusun-Krade.jpg)