Rumah Kosong di Kediri Terbakar, Diduga Akibat Pembakaran Sampah Tanpa Pengawasan

Kebakaran melanda sebuah rumah kosong di Desa Mlati Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, Minggu (12/4/2026) sore. 

Penulis: Isya Anshori | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
PEMADAMAN - Pemadaman kebakaran sebuah rumah kosong di Desa Mlati Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, Minggu (12/4/2026) sore.   
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran rumah kosong di Kediri diduga akibat pembakaran sampah tanpa pengawasan. 
  • Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam oleh petugas Damkar. 
  • Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp50 juta.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Isya Anshori

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kebakaran melanda sebuah rumah kosong di Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Minggu (12/4/2026) sore. 

Diduga dipicu dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi hingga api merembet ke bangunan.

Kejadian pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Widya sekitar pukul 16.44 WIB. Menyadari api mulai membesar dan sulit dikendalikan, warga segera meminta bantuan ke petugas pemadam kebakaran.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 16.46 WIB dan tiba sekitar pukul 16.56 WIB.

Baca juga: Korsleting Diduga Picu Kebakaran Pick Up di Tol Jombang-Mojokerto, Tiga Penumpang Selamat

Respons Cepat Damkar Kediri

Proses pemadaman dilakukan oleh lima personel menggunakan satu unit armada pemadam kebakaran.

Petugas berupaya mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

"Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam," jelas Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, Senin (13/4/2026). 

Baca juga: Sejarah Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Dari Desa Angker Jadi Pusat Pendidikan Islam Terkemuka

Dari hasil penanganan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian material yang cukup besar.

Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Capai Rp50 Juta

Nilai kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 50 juta, mencakup sisi bagian samping dan depan rumah. 

Kebakaran diduga bermula saat warga membakar sampah tanpa pengawasan.

Api kemudian menjalar ke tumpukan kayu di sekitar lokasi dan merembet ke rumah kosong yang tidak berpenghuni.

Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di area dekat permukiman atau material yang mudah terbakar.

"Kami mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah sembarangan tanpa pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved