Pemkab Kediri Perkuat Gerakan Kebersihan Lingkungan, Timbulan Capai 677 Ton per Hari
Pemerintah Kabupaten Kediri terus menggalakkan gerakan kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian alam
Penulis: Isya Anshori | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Pemkab Kediri menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
- Gerakan kebersihan rutin telah dilakukan hingga tingkat desa setiap Selasa dan Jumat dengan melibatkan pemerintah dan masyarakat.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Isya Anshori
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri menggencarkan gerakan kebersihan lingkungan sebagai upaya menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi bersih-bersih yang digelar di kawasan Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Sabtu (6/6/2026), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Sejak pagi hari, jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri bersama berbagai elemen masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan kawasan taman.
Setelah kegiatan tersebut, peserta mengikuti telekonferensi dengan Kementerian Lingkungan Hidup yang menggelar puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Buperta Cibubur, Jakarta Timur.
Kegiatan di Kabupaten Kediri melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), petugas kebersihan, relawan lingkungan, hingga paguyuban pedagang yang berada di kawasan SLG.
Baca juga: Progres Sekolah Rakyat Kediri Capai 76 Persen, Kuota SMP dan SMA Sudah Terlampaui
Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Mohamad Solikin, mengatakan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, gerakan menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim.
"Yang terpenting dari kegiatan ini adalah aksi nyata. Kita bersama-sama melakukan gerakan kebersihan, peduli terhadap lingkungan, serta membangun kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup dan menjaga kondisi iklim," ucap Solikin.
Dia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kediri selama ini telah menjalankan program kebersihan secara rutin hingga ke tingkat desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat sebagai bentuk konsistensi menjaga lingkungan.
Menurut Solikin, gerakan tersebut tidak hanya melibatkan instansi pemerintah, tetapi juga mengajak masyarakat untuk turut mengambil peran dalam menjaga kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing.
"Kami terus melaksanakan gerakan kebersihan, tidak hanya di tingkat kabupaten tetapi juga sampai ke desa-desa. Melalui kegiatan ini kami juga mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran dan gerakan nyata menjaga kebersihan lingkungan masing-masing," tambahnya.
Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti mengatakan kegiatan yang dilaksanakan di kawasan Taman Hijau SLG merupakan bagian dari gerakan nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
Menurutnya, semangat menjaga lingkungan sebenarnya sudah menjadi agenda rutin yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kediri melalui program kerja bakti dan kebersihan lingkungan yang berlangsung setiap pekan.
| Nasib Bayi yang Ditemukan di Pinggir Sawah Kediri, Kini Diserahkan ke Dinsos usai Sepekan Dirawat |
|
|---|
| Kondisi Bayi Perempuan yang Ditemukan di Sawah Kediri, Polisi Masih Buru Pelaku Pembuangan |
|
|---|
| Pemkab Kediri Salurkan Sapi Kurban Iduladha 1447 H ke Masjid Agung An-Nuur Pare |
|
|---|
| Kejar Swasembada Gula 2026, Pemkab Kediri Bangun 286 Sumur Submersible dan Percepat Bongkar Ratoon |
|
|---|
| Haru Mbah Minem Penjual Bunga Tabur saat Rumahnya Didatangi Bupati Kediri Mas Dhito |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Aksi-bersih-bersih-yang-digelar-oleh-Pemkab-Kediri.jpg)