Berita Ekonomi
Survei BPS Selama PPKM: 59,14 Persen Masyarakat Jatim Pakai Masker Dobel
Badan Pusat Statistik (BPS) resmi melaporkan hasil survei perilaku masyarakat Jawa Timur selama pemberlakuan PPKM Darurat.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) resmi melaporkan hasil survei perilaku masyarakat Jawa Timur selama pemberlakuan PPKM Darurat.
Survei BPS dilakukan pada periode 13 hingga 20 Juli 2021.
Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan mengatakan tingkat kepatuhan masyarakat Jatim terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes) secara umum sudah cukup baik.
"Dalam survei prokes ini ada lima indikasi penilaian, pertama memakai masker satu, memakai masker double, cuci tangan pakai sabun maupun handsanitizer, jaga jarak minimal 2 meter dan menghindari kerumunan," ujar Dadang kepada awak media dalam prescon secara virtual, Senin (2/8/21).
Dadang menjelaskan, untuk memakai satu masker, hasil kepatuhan dari responden yang didapat mencapai 88,53 persen.
Kemudian untuk memakai masker dobel, kepatuhannya mencapai 59,14 persen.
Pun demikian pada penerapan cuci tangan pakai sabun maupun handsanitizer, kepatuhannya mencapai 75,50 persen.
Sedangkan sebesar 68,57 persen untuk kepatuhan jaga jarak minimal 2 meter.
"Adapun untuk menghindari kerumunan, kepatuhannya mencapai 79,78 persen," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/personel-satlantas-polres-pamekasan-saat-memberikan-masker-di-simpang-empat.jpg)