Pemkab Madiun Bakal Sidak SPPG Pasca Idul Fitri, Perketat Pengawasan Program MBG

Rencananya sidak bakal menggandeng sejumlah dinas terkait untuk mendalami lebih detail, terkait berbagai hal di dalam dapur SPPG.

Tayang:
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Febrianto Ramadani
SPPG - Ilustrasi berita Pemkab Madiun berencana menggelar sidak di semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), guna perketat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pemkab Madiun berencana menggelar sidak di semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sidak ini untuk memperketat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga: Dewan Ingatkan Ancaman Inflasi di Jember saat Banyak Dapur MBG: Sudah Paling Tinggi di Jatim

Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM), Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Madiun, Ika Yuli Karyani mengungkapkan, sidak rencananya dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri.

"Insyaallah akan dilakukan evaluasi 47 SPPG di Kabupaten Madiun, yang telah beroperasi dalam bentuk sidak. Saat ini kami masih menyusun jadwal," ungkap Ika Yuli usai Rapat Koordinasi (rakor) di Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Rabu (11/3/2026) siang.

Menurutnya, sidak bakal menggandeng sejumlah dinas terkait untuk mendalami lebih detail terkait berbagai hal di dalam dapur SPPG.

Mulai dari Dinas Lingkungan Hidup yang akan meninjau Instalasi Pengolahan Air Limbah, Dinas Kesehatan memeriksa Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), dan Dinas Pendidikan perihal optimalisasi jumlah penerima manfaat.

"Bisa jadi pihak SPPG sudah mengantongi SLHS, tapi penerapannya masih belum maksimal. Padahal itu harus konsisten dalam menjaga kualitas sesuai SLHS," terangnya.

Ika juga tidak menampik, ada SPPG yang mulai menyalahgunakan program tersebut.

Maka dari itu, dia menekankan agar dapur-dapur tetap mematuhi Standar Operasional Prosedur.

"Menjaga kualitas makanan yang disajikan. Mulai dari bahan baku, pengolahan, pengemasan, sampai ke distribusi. Itu semuanya harus diperhatikan kualitasnya, termasuk menu-menunya harus mengandung gizi yang diharapkan," urainya.

Pemkab Madiun ikut mendukung pelaksanaan MBG, sebagai salah satu program strategis nasional untuk melakukan pendampingan.

"Kami juga melakukan pembinaan kepada SPPG agar kinerjanya lebih optimal," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved