Haji 2026
453 Jemaah Haji Kabupaten Madiun Berangkat Dua Kloter, 85 Orang Kategori Risiko Tinggi
Sebanyak 453 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Madiun dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci, Senin (27/4/2026)
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 453 calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun akan berangkat ke Tanah Suci pada 27 April 2026 dalam dua kloter.
- Kloter 24 dan 25 diberangkatkan dengan jadwal berbeda menuju Asrama Haji Surabaya.
- Sebanyak 85 jemaah masuk kategori risiko tinggi dan mendapat pendampingan khusus dari tim medis
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sebanyak 453 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Madiun dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci, Senin (27/4/2026)
Keberangkatan tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 24 dan 25, dengan tambahan jemaah cadangan yang masih menunggu penempatan.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Madiun, Bisri Mustafa, menjelaskan bahwa kuota awal (CJH) Kabupaten Madiun berjumlah 450 orang, namun berkurang satu jemaah karena sejumlah alasan tertentu.
Beberapa saat kemudian, Kabupaten Madiun justru mendapatkan empat kuota tambahan. Sehingga 4 orang CJH cadangan naik dan bisa diberangkatkan tahun ini.
"Awalnya 450, sempat tertunda satu, jadi 449. Kemudian ada tambahan cadangan empat orang, sehingga totalnya menjadi 453 jemaah," kata Bisri, Selasa (21/4/2026).
Baca juga: 618 Jemaah Haji Sampang Dapat Uang Saku Rp3,4 Juta, Dibagikan di Asrama Haji Surabaya
Ia merinci, jemaah akan terbagi dalam dua kloter utama. Kloter 24 dijadwalkan berangkat dari Pendopo Kabupaten Madiun pukul 08.00 WIB dan tiba di Asrama Haji Surabaya sekitar pukul 10.30 WIB. Sementara kloter 25 akan berangkat lebih awal, yakni pukul 04.00 WIB dan tiba di asrama sekitar pukul 08.00 WIB.
Sebelum keberangkatan, proses pengumpulan koper jemaah akan dilakukan pada 26 April 2026 pukul 07.00 WIB.
Dari sisi kesiapan, Bisri memastikan seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap berangkat. Namun demikian, terdapat sekitar 85 jemaah yang masuk kategori risiko tinggi (risti) sehingga memerlukan perhatian khusus.
"Sekitar 85 jemaah masuk kategori risiko tinggi. Mereka tetap akan mendapatkan pendampingan dari tim medis, khususnya dari Dinas Kesehatan," jelasnya.
Baca juga: Pasar Maling Wonokromo Surabaya Tinggal Kenangan, Kini Difungsikan Kembali Jadi Jalan
Tim medis akan berupaya memonitoring. kondisi kesehatan CJH tetap prima mulai dari keberangkatan, saat menjalankan ibadah haji, hingga pulang kembali ke tanah air nanti.
Bisri turut mengimbau seluruh calon jemaah agar menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan. Ia meminta jemaah mengurangi aktivitas berat dan tidak melakukan perjalanan yang dapat menguras tenaga.
"Kami imbau untuk menjaga kesehatan, jangan terlalu banyak aktivitas di luar rumah atau bepergian jauh. Terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit, harus benar-benar dijaga agar tetap fit saat berangkat," tutupnya.
| Diiringi Lantunan Doa, 618 Jamaah Haji Sampang 2026 Resmi Diberangkatkan |
|
|---|
| Haji Tulungagung 2026: 6 CJH Wafat Sebelum Berangkat, Dinkes Fokus Pendampingan 365 Jemaah Risti |
|
|---|
| Persiapan Haji Tulungagung 2026, Pemkab Siapkan 29 Bus dan 4 Truk Fuso untuk Berangkatkan Jemaah |
|
|---|
| Suasana Haru Warnai Pelepasan 528 CJH Jombang, 2 Jemaah Tunda Keberangkatan |
|
|---|
| 350 Calon Jemaah Haji Jember Masuk Kategori Risiko Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kepala-Kantor-Kementerian-Haji-dan-Umrah-Kabupaten-Madiun.jpg)