342 Warga Binaan Rutan Sampang Jalani Skrinning TBC

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sampang menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan warga binaan

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim.com/Hanggara Pratama
PEDULI KESEHATAN : Sebanyak 342 warga binaan Rutan Klas IIB Kabupaten Sampang, Madura menjalani kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis (TBC) melalui pemeriksaan rontgen dada (Chest X-Ray/CSR), Minggu (21/9/2025). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sampang menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan warga binaan dengan menggelar kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis (TBC) melalui pemeriksaan rontgen dada (Chest X-Ray/CSR), Minggu (21/9/2025).

Program ini merupakan tindak lanjut dari Surat Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjen Pemasyarakatan Nomor: PAS.06-PK.07.03-442 tentang penemuan kasus TBC melalui rontgen dada di 532 Rutan, LPAS, Lapas, dan LPKA pada 33 Kantor Wilayah Pemasyarakatan tahun 2025. 

Kegiatan ini juga bagian dari dukungan terhadap 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Skrinning di Rutan Sampang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang serta PT. Cito Putra Utama, dengan target sebanyak 342 warga binaan. 

Pemeriksaan dilakukan menggunakan unit rontgen mobile yang disiapkan tim medis.

Karutan Sampang, Kamesworo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Rutan untuk memberikan pelayanan kesehatan optimal bagi warga binaan.

"Pencegahan dan pengendalian TBC menjadi perhatian serius. Kesehatan adalah hak dasar setiap warga binaan yang wajib dipenuhi sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan," ujarnya.

Melalui skrining ACF TBC ini, pihaknya berharap seluruh warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan kondisi sehat, sehingga program pembinaan dapat berjalan maksimal dan sejalan dengan target eliminasi TBC nasional tahun 2030.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, menyampaikan dukungannya atas inisiatif Rutan Sampang.

"Dengan skrinning ini, warga binaan bisa mendapatkan deteksi dini. Bila ditemukan kasus positif, pengobatan bisa segera dilakukan sehingga penularan dapat dicegah," pungkasnya

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved