Waspada Cuaca Ekstrem Hingga 20 Januari, BPBD Sampang Imbau Warga Pesisir Hati-hati

BPBD Kabupaten Sampang, Madura meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan beberapa hari ini, Minggu (18/1/2026).

Tayang:
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa
DITERJANG OMBAK : Kapal nelayan karam akibat diterjang ombak di tengah cuaca ekstrem beberapa waktu lalu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan beberapa hari ini, Minggu (18/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • BPBD Sampang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim hujan hingga 20 Januari 2026.
  • Cuaca ekstrem berpotensi memicu banjir, tanah longsor, dan angin kencang di wilayah rawan.
  • BPBD menekankan perhatian khusus bagi nelayan dan warga pesisir, serta terus memantau dan berkoordinasi untuk antisipasi bencana.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dalam beberapa hari ke depan, Minggu (18/1/2026). Hal itu menyusul peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda.

Potensi cuaca buruk diperkirakan berlangsung hingga 20 Januari 2026, dengan risiko memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang di wilayah rawan.

Baca juga: Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Pria Sampang Sembunyi di Plafon Kamar

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan, bahwa Jawa Timur saat ini tengah memasuki fase puncak musim hujan. Kondisi ini diperparah oleh ketidakstabilan atmosfer yang cukup signifikan.

"Atmosfer saat ini sangat labil. Hal ini dipengaruhi aktifnya monsun Asia serta suhu muka laut yang meningkat di sekitar Selat Madura," ujarnya.

Menurutnya, kombinasi faktor tersebut berpotensi membentuk awan-awan konvektif yang dapat memicu hujan lebat disertai petir dan angin kencang dalam waktu singkat.

Baca juga: Resahkan Warga, Aksi Balap Liar di Sampang Sore Hari Dibubarkan Polisi, 1 Motor Diamankan

BPBD Sampang juga memberi perhatian khusus kepada masyarakat pesisir, terutama nelayan, agar lebih berhati-hati sebelum melaut.

Perubahan cuaca yang cepat dinilai dapat membahayakan aktivitas di perairan.

"Kami mengimbau nelayan dan warga pesisir untuk selalu memantau perkembangan cuaca," tuturnya.

"Pengaruh suhu muka laut bisa memicu angin kencang dan petir yang berisiko tinggi," imbuhnya.

BPBD memastikan terus berkoordinasi dengan pihak terkait serta memantau perkembangan cuaca guna mengantisipasi potensi bencana di wilayah Sampang

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved