Pembunuhan di Sumenep
BREAKING NEWS: Pria di Sumenep Bersimbah Darah, Diduga Tewas Dibunuh
Tiga video yang memperlihatkan seorang laki-laki meninggal dunia dengan kondisi tubuh bersimbah darah beredar luas di media sosial
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Video yang memperlihatkan seorang pria tewas bersimbah darah viral di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, pada Kamis (29/1/2026).
- Korban diketahui bernama Mukhlisin, warga Desa Gadu Timur, Kecamatan Lenteng. Terduga pelaku disebut bernama Lutfi, warga Desa Lenteng Barat, namun motif kejadian belum diketahui.
- Polisi membenarkan adanya kasus pembunuhan dan menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan carok.
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Tiga video yang memperlihatkan seorang laki-laki meninggal dunia dengan kondisi tubuh bersimbah darah beredar luas di media sosial, Kamis (29/1/2026).
Informasi yang diterima TribunMadura.com, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura.
Dalam salah satu video berdurasi 16 detik, 19 detik dan 23 detik, tampak seorang pria tergeletak dengan kondisi tidak bernyawa, tubuhnya dipenuhi darah.
Dalam video tersebut juga terlihat seorang petugas kesehatan mengenakan pakaian berwarna putih berada di lokasi kejadian.
Baca juga: Pengakuan Adik Pelaku Pembunuhan Janda di Ponorogo: Sebut Kakaknya Sempat Curhat Dendam pada Ibu
Selain itu, sejumlah anggota kepolisian berpakaian preman tampak sibuk melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara pada video lainnya, jasad korban terlihat telah ditutupi kain.
Sejumlah warga tampak berada di sekitar lokasi dalam kondisi panik dan berkerumun menyaksikan kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunMadura.com, korban diketahui bernama Mukhlisin, warga Desa Gadu Timur, Kecamatan Lenteng.
Sedangkan terduga pelaku disebut bernama Lutfi, warga Dusun Gunung Malang 1, Desa Lenteng Barat.
"Iya pembunuhan, wilayah Kecamatan Lenteng," kata Totok, salah satu warga setempat saat dikonfirmasi pada Kamis (29/1/2026).
Totok menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Namun, ia mengaku tidak mengetahui pasti penyebab atau motif kejadian tersebut.
"Tidak tahu masalah apa," ucapnya singkat.
Terpisah, Kapolsek Lenteng Iptu Dovie Eudy Zendy membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kejadian itu bukan merupakan kasus carok.
"Bukan carok," katanya singkat.
Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan motif di balik peristiwa tersebut. Saat ini, kasus masih dalam proses pendalaman oleh aparat kepolisian.
"Masih didalami," pungkasnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Police-Line-Ilustrasi-kasus-pasutri-bersimbah-darah-di-Tebet.jpg)