Satgas MBG Ingatkan SPPG di Sampang untuk Mengutamakan Mutu Gizi

Ketua Satgas MBG Sampang, Sudarmanto, menegaskan agar seluruh pengelola SPPG tidak tergoda menjadikan program ini sekadar ladang keuntungan. 

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Torik Aqua
Tribun Jatim Network/Hanggara Syahputra
INGATKAN - Ketua Satgas MBG Sampang, Sudarmanto. Hingga Februari 2026, tercatat 115 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sampang, Madura telah resmi meluncur atau berpotensi beroperasi. Dari aktivitas dapur-dapur tersebut, perputaran ekonomi harian diperkirakan menembus Rp2,875 miliar, Kamis (19/2/2026). Ingatkan soal mutu gizi. 

Ringkasan Berita:
  1. Ribuan pekerja dan UMKM lokal terlibat dalam rantai Program MBG.
  2. Program Makan Bergizi Gratis berjalan masif di Kabupaten Sampang.
  3. 115 dapur SPPG memutar ekonomi hingga Rp2,9 miliar per hari.

 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Sebanyak 115 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi beroperasi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Data ini tercatat hingga Februari 2026.

Hal ini membuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang kian dirasakan masyarakat.

Selain itu, program ini juga menjadi mesin penggerak ekonomi lokal dengan perputaran uang yang mencapai miliaran rupiah setiap hari, Kamis (19/2/2026).

Baca juga: Strategi MBG Kota Malang di Bulan Ramadan 2026: Siswa Dapat Menu Kering, Ibu Hamil Tetap Menu Basah

Dari aktivitas dapur-dapur tersebut, perputaran ekonomi harian diperkirakan menembus Rp2,875 miliar.

Ketua Satgas MBG Sampang, Sudarmanto, menegaskan agar seluruh pengelola SPPG tidak tergoda menjadikan program ini sekadar ladang keuntungan. 

Menurutnya, kualitas menu dan kandungan gizi harus menjadi panglima.

"Dari 115 dapur yang sudah launching maupun beroperasi, kami imbau semuanya fokus pada kualitas dan gizi makanan. Jangan sampai orientasinya hanya keuntungan," tegasnya.

Perhitungan kasar menunjukkan, setiap dapur MBG menyiapkan sekitar 2.500 porsi per hari.

Dengan asumsi harga Rp10.000 per porsi, satu dapur mengelola anggaran sekitar Rp25 juta per hari.

Jika dikalikan 115 dapur aktif, total belanja harian mencapai hampir Rp2,9 miliar, angka yang sebagian besar mengalir ke pedagang dan UMKM lokal sebagai pemasok bahan baku.

Dampak lainnya tak kalah signifikan.

Program MBG juga membuka lapangan kerja dalam skala besar. 

Setiap dapur SPPG melibatkan sekitar 47 orang relawan atau pekerja, mulai dari pencucian ompreng, pemorsian, hingga pengemudi distribusi.

Artinya, lebih dari 5.400 tenaga kerja terserap di Sampang.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved