Berita Madura

Pohon Mangga Timpa Jaringan Kabel PLN, BPBD Bangkalan Warning  Warga soal Cuaca Ekstrem

Hujan dengan intensitas tinggi-sedang disertai angin kencang mewarnai cuaca ekstrem di Kabupaten Bangkalan dalam beberapa hari terakhir.  

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Ahmad Faisol
CUACA EKSTREM : Personel BPBD Bangkalan bersama PLN berjibaku melakukan evakuasi terhadap pohon mangga yang tumbang di Desa Arok, Kecamatan Burneh setelah dihempas angin kencang pada Rabu (18/2/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Cuaca ekstrem melanda Kabupaten Bangkalan dengan hujan lebat dan angin kencang dalam beberapa hari terakhir.
  • BMKG Juanda memperingatkan potensi cuaca ekstrem masih berlanjut pada 19–20 Februari 2026.
  • Dampak sudah terjadi, seperti robohnya tenda penjual takjil di Alun-alun Kota Bangkalan dan tumbangnya pohon mangga di Desa Arok, Kecamatan Burneh yang sempat mengenai kabel PLN. BPBD berkoordinasi dengan PLN untuk evakuasi.

 


Laporan wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Hujan dengan intensitas tinggi-sedang disertai angin kencang mewarnai cuaca ekstrem di Kabupaten Bangkalan dalam beberapa hari terakhir.
 
Terjangan angin kencang disertai hujan lebat sesaat masih berpotensi kembali terjadi setelah BMKG Juanda dalam rilis Peringatan Dini periode 19-20 Februari 2026 menyebutkan, cuaca ekstrem masih menghantui langit Kabupaten Bangkalan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Moh Zainul Qomar mengungkapkan, angin kencang disertai hujan lebat pada Rabu (18/2/2026) siang, tidak hanya menyapu deretan tenda penjual takjil di sisi Timur Alun-alun Kota, Jalan Sultan A Kadirun namun juga menumbangkan pohon mangga di Desa Arok, Kecamatan Burneh.

"Fokus kami kemarin memang tidak tertuju kepada tenda-tenda yang roboh ketika sebuah pohon mangga tumbang mengenai kabel PLN. Kami berkoordinasi dengan pihak PLN ketika melakukan evakuasi dengan memotog ranting-ranting pohon," ungkap Qomar kepada Tribun Madura, Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan, angin kencang dan hujan sangat lebat sesaat saat ini memang tengah melanda Pulau Jawa-Bali yang disebabkan aktifnya Monssun Asia setelah terjadinya gangguan atmosfer Low Equatorial Rossby yang melintasi wilayah Jawa Timur.

Baca juga: Ramalan Cuaca Jatim Minggu 15 Februari 2026, Waspada Cuaca Ekstrem, Mojokerto Hujan Petir

Saat ini, lanjut Qomar, seluruh wilayah Jawa TImur berada pada musim hujan. Beberapa wilayah diperkirakan dalam beberapa hari ke depan akan terjadi peningatan cuaca ekstrem yang bedampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

"Potensi cuaca ekstrem ini merupakan dampak aktifitas Monsun Asia, suhu permukaan laut Perairan Selat Madura naik cukup signifikan. Ditambah kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dsertai petir dan hempasan angin kencang," jelas Qomar.

BPBD Bangkalan telah memetakan Kecamatan Kota Bangkalan, Kecamatan Burneh, Kecamatan Tragah, Kecamatan Socah, Kecamatan Labang, Kecamatan Modung, Kecamatan Kwanyar sebagai kawasan rawan bencana angin kencang atau puting beliung.

"Kami mengimbau kepada para camat dan kepala desa tetap memantau pohon-pohon yang miring untuk dipangkas ketika hujan belum turun. Dengan harapan meminimlisir dampak karena memang BMKG menyebutkan, cuaca ekstrem berupa hujan sangat llebat dan angin kencang diprediksi masih menghantui Pulau Jawa-Bali dalam sepekan ke depan,"" tegas Qomar.

Selain kawasan-kawasan berpotensi bencana angin kencang, BPBD juga memetakan wilayah potensi rawan bencana tanah longsor meliputi Kecamatan Kokop, Kecamatan Konang, Kecamatan Geger, Kecamatan Klampis, Kecamatan Galis dan Kecamatan Tanjung Bumi.

"Untuk kawasan rawan banjir meliputi Kecamatan Blega, Kecamatan Arosbaya, Kecamatan Sepulu, dan Kecamatan Tanjung Bumi," pungkas Qomar. 

 
 
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved