Ramadan 2026
Satpol PP Bangkalan Razia Warung Bandel yang Buka Siang Hari Saat Ramadan
Imbauan, sekaligus teguran kepada para pelaku usaha makanan dan minuman yang membuka warungnya tidak sesuai dengan SE Bupati Bangkalan.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Torik Aqua
Ringkasan Berita:
TRIBUNJATIM.COM - Satpol PP Bangkalan merazia tempat usaha makanan dan minuman, Minggu (1/3/2026).
Razia itu dilakukan saat menjelang salat duhur.
Saat dirazia, pelaku usaha kebanyakan tak patuh terhadap Surat Edaran (SE) Bupati Bangkalan karena memberikan layanan kepada pengunjung untuk makan dan minum di tempat saat Bulan Ramadan.
Total ada 11 lokasi yang dirazia.
Baca juga: Omzet Emi Jualan Parsel Tembus Rp 150 Juta Jelang Lebaran, Seminggu Ramadan Sudah Laku 700 Paket
Lantunan suara tahrim jelang azan Zuhur terdengar keras dari corong masjid, mengiringi langkah Kepala Satpol PP Bangkalan, Mohammad Hasbul, bersama para personelnya memasuki sebuah warung “buka separuh” di kawasan kota.
Kedatangan para petugas ketenteraman dan ketertiban itu membuat sejumlah pria pengunjung membisu, tubuhnya seolah terbujur kaku dengan makanan dan minuman di meja.
“Pengunjung kami imbau juga, ada yang alasan asam lambung kumat. Namun imbauan dan teguran lebih kami tekankan kepada para pelaku usaha karena sudah menyediakan fasilitas layanan makan dan minum di siang hari,” ungkap Kasatpol PP Bangkalan, Mohammad Hasbul, kepada Tribun Madura.
Langkah personel Satpol PP dalam mengawali penyisiran dilakukan dari sebuah warung di pintu keluar-masuk Jalan Kinibalu atau Ring Road Barat Kota Bangkalan.
Dilanjutkan ke sebuah warung di Perum Graha Mentari, di warung-warung Terminal Bancaran yang situasi sepi, warung di kawasan SKEP, deretan warung di sekitar RSUD Syamrabu, warung legendaris Nyak Letek, hingga warung di kompleks Stadion Gelora Bangkalan.
“Dari sebelas warung, kami menjumpai ada yang melayani take away atau membungkus seperti di Warung Nyak Letek. Mereka tertib karena tidak melayani makan dan minum di tempat,” pungkas Hasbul.
Teken Surat Pernyataan Buka Warung Mulai Jam 15.00 WIB
Dalam Surat Edaran Bupati Bangkalan Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah menyerukan dan mengajak segenap umat Islam untuk bersama-sama menyambut bulan Ramadan dengan memperbanyak amal ibadah, baik secara ritual maupun sosial sesuai ketentuan syariat Islam;
Menjauhkan berbagai perbuatan, ucapan, maupun sikap yang dapat merusak nilai pahala ibadah, khususnya yang terkait dengan hubungan unsur-unsur kemaksiatan agar dapat dicegah;
Dalam penggunaan pengeras suara luar saat tadarus maksimal hingga pukul 22.00 WIB dan tidak melakukan ronda sahur sebelum pukul 02.30 WIB agar tidak mengganggu kekhusyukan dan kenyamanan dalam beribadah;
Untuk menghormati mereka yang sedang berpuasa, para pengusaha rumah makan, warung, kafe, dan sejenisnya termasuk PKL diminta agar tidak berjualan pada siang hari. Penjualan baru dimulai pukul 15.00 WIB;
Serta melarang memproduksi, memperdagangkan, membakar, dan membunyikan mercon atau petasan, atau hal-hal lain yang dapat mengganggu kekhusyukan orang beribadah serta membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Bangkalan, Arie Moein, menegaskan, kegiatan penyisiran warung-warung itu merupakan lanjutan dari sosialisasi, imbauan, sekaligus teguran kepada para pelaku usaha makanan dan minuman yang membuka warungnya tidak sesuai dengan SE Bupati Bangkalan.
“Di mana salah satunya, tempat-tempat usaha makanan harus mulai buka warung pada pukul 3 sore. Namun di lapangan kami menemukan ada sekitar 11 warung yang memulai kegiatan usahanya tidak sesuai dengan surat edaran Pak Bupati,” tegas Arie.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menindaklanjuti keluhan masyarakat atas keberadaan warung-warung yang tetap beroperasi memberikan layanan makan dan minum di waktu siang. Dengan harapan terwujudnya kenyamanan, kekhidmatan, ketertiban umum, dan ketenteraman masyarakat selama pelaksanaan ibadah Bulan Suci Ramadan.
“Kami sementara ini memberikan imbauan dan teguran, serta surat pernyataan kepada pemilik usaha agar tidak mengulangi kembali,” pungkas Arie.
| Parade Oklik Semarakkan Malam 29 Ramadan di Bojonegoro, 1.100 Obor Dinyalakan |
|
|---|
| Gubernur Khofifah Belanja Bandeng Kawak di Pasar Bandeng Gresik: Rekomendasi Pemudik |
|
|---|
| Doa Akhir Ramadan yang Diajarkan Rasulullah SAW Lengkap dengan Terjemahannya |
|
|---|
| Ciri-ciri Orang Mendapat Lailatul Qadar Ramadan 1447 H/2026 Menurut Buya Yahya |
|
|---|
| Cara Karyawan Freeport Indonesia Meriahkan Ramadan, Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Personel-Satpol-PP-Bangkalan-razia-warung-makan-buka-siang-ramadan.jpg)