Bawa Sebatang Bambu, Pria di Sampang Aniaya Petani hingga Tewas

Seorang petani di Kabupaten Sampang tewas setelah menjadi korban penganiayaan di area persawahan Dusun Derbing Kecamatan Robatal Sampang

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa
TAK BERKUTIK : Pelaku (kaos putih) tidak berkutik saat berada di Mapolres Sampang, Madura, Selasa (10/3/2026). 

 

Ringkasan Berita:
  • Petani di Kabupaten Sampang tewas setelah menjadi korban penganiayaan di area persawahan
  • Dia meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian dada kiri akibat serangan terduga pelaku berinisial HB
  • Korban yang mengalami luka serius akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Seorang petani di Kabupaten Sampang tewas setelah menjadi korban penganiayaan di area persawahan Dusun Derbing, Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Selasa (10/3/2026) pagi.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat korban sedang bekerja di sawah miliknya.

Korban diketahui bernama Matdehri P. Rumyah (55), warga Dusun Gur Bungur, Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Sampang.

Dia meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian dada kiri akibat serangan terduga pelaku berinisial HB (sekitar 50), warga Dusun Derbing, Desa Tragih Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 07.30 WIB ketika korban sedang menggarap sawah di wilayah Dusun Derbing.

Tiba-tiba, terduga pelaku datang menghampiri korban sambil membawa sebatang bambu yang pada ujungnya dipasangi sebilah pisau.

"Saat itu saksi melihat korban langsung melarikan diri sambil berteriak meminta tolong," ujarnya.

Korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari sekitar 30 meter ke arah timur laut dari lokasi awal. 

Baca juga: Keterlaluan, Maling di Sampang Nekat Curi Pompa Air Milik Petani, Pelaku Ternyata Berkomplot

Namun pelaku berhasil mengejar dan memukulkan bambu yang dibawanya ke arah korban hingga membuat korban tersungkur di area persawahan.

Melihat kejadian tersebut, seorang saksi bernama Matderum (55) berusaha mendekat untuk melerai. 

Namun upaya itu tidak berhasil karena saksi justru dibanting oleh pelaku.

Setelah korban terjatuh dan tidak berdaya, pelaku kemudian kembali menyerang dengan menusukkan ujung bambu yang telah dipasangi pisau ke arah dada kiri korban.

Tusukan tersebut menyebabkan luka di bagian dada kiri dekat ketiak dengan panjang sekitar 2 sentimeter dan lebar 2 sentimeter.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved